Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

“Tidak kusangka seleramu ternyata semacam ... BDS*?” Mata Kate terpaku pada benda-benda di atas meja. Ya, itu adalah benda yang banyak orang katakan sebagai s*x toys. Dari yang ia tahu sampai tak tahu sama sekali. Ia melihat berbagai bentuk dan ukuran v*brat*r, kalung yang unik, dan alat-alat lain yang jelas tak tahu untuk apa. “Hmm, apa lagi ini.” Carl mengeluarkan semua benda dari dalam kotak kardus itu.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Tepat sebelum kekacauan itu bertambah parah dan jubah Elena benar-benar terbakar, sebuah tangan mendarat dengan sangat tenang di bahu Bima. "Bima, matikan apimu. Jangan merusak barang berharga yang bisa digunakan kembali," tegur Raka dengan suara bariton yang sangat kalem namun memancarkan otoritas mutlak seorang pengasuh yang tidak suka pemborosan. "Barang berharga? Itu monster Rank A, Ka! Itu berbahaya!" protes Bima bingung.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
PREDESTINATION

PREDESTINATION

tanya Pasha ke Cakra. Cakra menoleh. “Dari lorong itu lo berdua lurus aja terus belok kanan ntar ketemu pintu kayu cat nya putih nah tu kamar mandi.” Singkat cerita setelah Pasha mengantarkan Haikal untuk menyelesaikan hasratnya itu keduanya bukannya langsung kembali tapi malah berjalan- jalan ke seluruh penjuru rumah milik Cakra, tidak sopan memang. Sampai Pasha dan Haikal berhenti di suatu tempat. Disana terdapat sebuah tempat yang biasa digunakan untuk meletakkan benda-benda pusaka layaknya keris, tombak dan pedang. Di sebelah benda itu ada sebuah rak ulin panjang. Terdapat empat buah lagi benda serupa, dua dibagian atas dan sisanya dibagian bawah. Tidak lupa juga banyak sesajen yang ter
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Sejujurnya, banyak hal di dunia ini yang Ben takuti, dan salah satunya adalah hewan mungil berbulu hitam—berbau busuk—yang telah lama mati. Sadar dengan situasi yang tak lagi kondusif, Saka tak membuang-buang kesempatan. Ke bawah lemari, ia kembali menjulurkan tangan. Dari dalam sana, ia meraih sebongkah batu bercahaya biru yang menyala hanya ketika ia genggam. Pandangannya dengan cepat menyisir ke arah sekitar. Sebuah kain hitam di atas meja disambar. Lekas-lekas Saka membungkus batu itu dengan kain. Dalam hitungan detik, cahaya batu itu pun meredup.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

tanya BJ penasaran. "Yang mana?" "Yang ini," BJ meraba-raba menunjukkan gambar yang dirasa bentuknya aneh. "Item, kenyel-kenyel, lengket. Eh, eh, malah bisa dikeletekin. Ini apaan sih?" Lugu karena seumur-umur belum pernah melihat hal demikian, BJ lantas mencium benda yang sebelumnya terkelupas. Begitu ia memperhatikan dari jarak beberapa sentimeter mata BJ jadi terbelalak.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Di mata David, tubuh Kaisar Langit dilalui oleh sebuah cakar raksasa dengan cepat, tanpa adanya ledakan hebat atau suara mengguncang dunia seperti yang dibayangkan. Tubuh Kaisar Langit berubah menjadi abu dengan begitu saja. David tahu bahwa ini karena kekuatan Kunala jauh melampaui kemampuannya, sehingga dia tidak bisa memahami kejelasan dan kekeliruannya. Setelah menghancurkan Kaisar Langit dengan satu cakar, Kunala kembali ke wujud manusia dan bergumam di tengah udara. “Aneh, di mana benda pusaka di tubuh orang ini? Aku jelas-jelas telah mengatur kekuatan dengan baik, sehingga hanya bisa membunuh manusia tanpa merusak benda itu. Ke mana perginya benda itu?”
9.1802.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.7K kali sebagai kaca benda
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

lanjut Yui mengalihkan pembicaraan yang akan sulit untuk terjawab. “Ya, ada satu benda yang pernah kutemukan. Benda ini seperti boneka, tapi dia harus keluar sendiri dari tubuh Rafael atau Rafael akan kehilangan dirinya sendiri. Tidak boleh ada paksaan,” terang Alan menunjukkan sebuah benda kecil seperti sebuah boneka kayu. Yui mengangguk dan dia tersenyum tipis, “Bisa diatur,” balas Yui dengan kepercayaan diri tinggi.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

Apakah benda mati mempunyai sisa waktu? Tidak ada. Tumpukan baju diam saja. Rak buku tidak bersuara. Onderdil motor tidak menunjukkan apa pun. Benda-benda itu kosong. Hampir putus asa, ia nyaris melewati lapak paling ujung. Lapak itu tersembunyi di balik tumpukan kardus basah. Seorang pria tua dengan kumis putih panjang duduk bersila di atas tikar bambu. Kaus oblongnya menguning, sarung kotak-kotaknya robek di pinggir. Di depannya hanya beberapa barang: sisir patah, sepatu usang, dan sebuah benda kecil di atas kain hitam lusuh.
10328 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Rumah Kakek

Rumah Kakek

celetukku asal bertanya pada pak Asep. “Beda-beda, Neng. Ada berupa bagian dari dari tubuh hewan seperti, kumis atau kuku. Atau, sesuatu yang dibungkus dengan kain yang tak lazim bentuknya. Kurang lebih siga kitu, Neng.” “Oh, kalau ada sesuatu yang kecil dibalut dengan kain hitam berbentuk kotak, itu jimat, bukan?” Suasana menjadi hening seketika. Nampaknya, aku salah memberikan pertanyaan karena seisi ruangan kini melihatku dengan wajah heran. Aku yang bingung merapatkan badan pada ibu karena malu.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

Mio Zu mulai bersiap siap, ia mengambil kuda kuda dan mengepalkan kedua tangannya hingga keluar Cakra energi berwarna merah yang mengelilingi tubuhnya. Ryu yang sedari awal tidak memiliki Cakra juga mengepalkan tangan dan mengangkat kedua tangannya lalu bergerak kesana kemari, seperti pemain tinju. "Apa yang sedang dilakukan anakmu Raja Go, haha" raja dari keluarga Zios menertawai yang dilakukan Ryu. Keluarga Go hanya terdiam dan menatap ke arah aula tempat anaknya bertarung. Diikuti dengan suara penonton yang sebagian besar tertawa.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kaca benda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status