여기 kaca mata untuk pria와 관련된 100개의 소설이 있습니다. 일반적으로 kaca mata untuk pria와 같은 이야기는 Lainnya, Romansa 및 Rumah Tangga 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 Edisi Kelas부터 시작해보세요!
Menghebuskan nafasnya ke kaca yang terkena debu.
Cira dan Awan tertegun melihat wajah Agung tanpa kacamata.
“Enggak usah segitunya ngeliat ketampanan aku. Memang banyak cewek yang melongo kalau liat wajahku ini.” kata Agung melekatkan kembali kacamatanya.
“Bukan itu. Muka kamu kok kayak kecambah ya. Kecil amat.” sahut Cira.
“Kalau muka aku besar. Ya, enggak sesuailah dengan badanku yang kurus langsing ini.” jawabnya dengan bangga.
‘‘A-apa maksudmu?
‘‘Hm, kau berpura-pura menjadi gadis polos hm, kau menyukai peranmu?’’ Tanya pria dengan surai panjang, dengan dua warna mata yang berbeda. Bercahaya seperti…
‘Taraka’ Mata Luna membelalak, Tapi pria Taraka itu malah tersenyum. ‘‘Sekarang kau mengigatku?’’
‘‘A-aku masih tidak m-mengerti.’’
Apa Maxim tak pernah tahu jika ucapan dan sikap permusuhannya itu sungguh menyakitkan?
Kendra meraih kacamatanya, mengenakan benda itu. Meski sudah bertahun-tahun memakai kacamata, Kendra masih saja merasa tak betah. Pangkal hidungnya gampang berkeringat dan kadang diikuti perasaan tak nyaman. Jika berada di rumah, dia lebih suka melepas benda itu. Mungkin di masa depan Kendra harus mempertimbangkan opsi untuk melakukan operasi lasik.
Happy Reading
*****
"Makanya, kalau jalan pake mata. Segede gini masak nggak terlihat," ucap lelaki yang tak lain adalah Cakra.
Bola matanya hampir keluar ketika berkata. Sungguh, lelaki itu tidak pernah berharap akan bertemu dengan perempuan jutek yang selalu membuat emosinya naik. Namun, entah mengapa, semesta senantiasa mempertemukan mereka berdua.
Melihat seorang pria keluar dari mobil mewah itu mata Eca membesar sempurna.
Pria yang sangat tampan, bahkan lebih tampan dari pada Ridwan. Laki-laki berperawakan tinggi berkulit samo matang, rahang yang terlihat tegas badannya yang sangat sixpack. Terlihat dari balik kemeja putih yang ia kenakan, lengannya yang digulung batas siku dan kaca mata hitam yang bertenggek di hidung bangirnya menambah kesan ketampanannya.
"Sok suci! Belum habis masa 'idah aja udah sama pria lain. Bisa ngatain orang murahan, padahal diri sendiri lebih murah!" maki Eca dari jauh.
“Kenapa Anda bisa berkata seperti itu?”
“Lihat penampilan Mas aja juga udah ketahuan. Kaos belel, celana nggak jelas paling jua cuci kering pakai, kan? Rambut berantakan terus itu kacamata, astagaaa..KW beli di kaki lima palingan juga,” tawanya tidak enak didengar di telinga Narendra, “Mana mungkin mampu.”
Thooor...
Extra part, please?! ...
Baca sampai ending sambil nyari² adegan hukuman buat Reizi.
Leon yg colak-colek aj dapat hukuman, masa Reizi yg berbuat lebih parah ngga ...
Trus kan ada disebutin tuh waktu Calya ngobrol sama Narendra, Calya sendiri yg mau hukum Reizi.
Pasti seru tuh .........
JP
Ijin promote thor.
REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita.
Mampir kak buat reviewnya.
Thanks.
Dia tak peduli dengan pembicaraan yang tidak disukainya ini, yang penting tetap saja ini masuk dalam koridornya dan Dia bisa mengarahkan ke mana rel pembahasan itu secara halus.
Eish, tapi Pria seperti ini Kau bilang ganteng? Dia memakai kacamata tebal. Postur tubuh dan tingginya jauh dari Aku. Dia ini seperti kutu buku dan tidak ada bagus-bagusnya. Tidak ada yang menarik darinya, ditambah lagi Dia tidak stylish. Rambutnya seperti itu doang. Tak tahu bagaimana cara memodel rambut kah?
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
"Aku tidak akan pernah menyakitimu."
"Bagus. Jadi kenapa kau seperti menghantui rumahku?"
Pria itu menggaruk kepalanya, "Ceritanya panjang."
"Baiklah. Tapi kau harus memberitahuku nanti"
"Pasti."
"Kau tidak seperti memata-mataiku saat aku sedang ganti baju atau apa, kan?" tanyaku sinis sambil mengangkat sebelah alisku. Pria itu terlihat tersipu.