Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Sang Pewaris

Hasrat Sang Pewaris

Chana Lee
'Gembel kampus' diajak tidur oleh dosennya yang cantik, idolanya>>> Empat tahun lalu, Saka dilempar ke sebuah kota tanpa fasilitas, tanpa uang sepeserpun. Ia menjalani hidup dalam berbagai kekurangan sehingga melekat pada dirinya gelar 'gembel kampus'. Hinaan, cacian, dan makian terus ia dapatkan. Ia diinjak-injak bagai kain keset. Namun tak ada yang menyangka, jika Saka sebenarnya adalah pewaris utama keluarga Sadewa -orang terkaya nomor satu di negeri ini sekaligus masuk ke dalam jajaran 20 orang terkaya di dunia. Dengan kekayaan dan berbagai keahlian yang ia miliki, sanggupkan Saka Sadewa membalas dendam kepada orang-orang yang telah menindasnya? Mampukah seorang Saka Sadewa meraih c
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Rahim 1 Miliar

Rahim 1 Miliar

“Aku ingin menjual keperawanan ku” ucap Ashana yang putus asa harus mendapatkan uang dari mana Ibunya harus di operasi sedangkan ia tak memiliki apapun lagi untuk di jual selain dirinya sendiri ** Pria yang duduk di sofa itu menatap lama pada Asha, “Payudaranya gede juga, di tambah masih perawan. Gue rasa gue mau tidur sama temen lo itu. Tapi ada syarat nya..” Seringai pria itu langsung muncul menatap lurus pada Asha, “Suruh temen lo buka bajunya di sini. gue juga harus mastiin barang nya bagus apa engga” ucapnya yang langsung di sambut tawa semua orang di meja itu Dan di detik itu juga Asha langsung berlari dari sana. Ia tak bisa. hingga suara seseorang menghentikannya, “Saya akan bel
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Aku baru saja duduk dan bersulang dengan temanku, tiba-tiba meja di depan kami dihantam hingga terbalik. Segerombolan orang mengelilingi kami sambil membawa ponsel, menunjuk-nunjuk dan berkomentar sinis. "Dasar nggak tahu malu, suaminya bekerja keras di rumah, kamu malah bersenang-senang di luar?" "Dasar pelakor! Kami harus menghajarmu hari ini!" "Masih melotot? Mau menakut-nakuti siapa? Hancurkan saja semuanya! KIta harus membela keadilan!" Segerombolan orang itu seperti orang gila, menghancurkan semua yang bisa dihancurkan. Bahkan ada yang mengambil kursi dan memukul kepala temanku hingga berdarah. Aku melindungi temanku di belakang, mengambil ponsel untuk menghubungi polisi dan memberitah
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Suamiku itu seorang buta arah, bahkan tidak bisa membaca navigasi. Di hari pernikahan pun dia tersesat dan datang terlambat, hingga pernikahan kami harus ditunda tiga hari. Saat hari peringatan pernikahan, dia juga tersesat dan makanan yang sudah kusiapkan di meja pun dingin. Bahkan ketika aku hamil delapan bulan dan terjatuh di kamar mandi sambil meminta tolong, dia memang terdengar panik, tetapi tetap saja tersesat di jalan pulang selama lima tahun. Dia baru sampai setelah aku selesai mengkremasi anak kami di rumah sakit. Aku menjadi murung, dan orang-orang di sekitar mencoba menghiburku. “Otaknya memang bodoh dan tidak bisa mengingat jalan, bukan sengaja datang terlambat. Jangan marah lag
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

Arum pikir setiap luka pasti meninggalkan darah. Nyatanya, tidak. Luka yang Damar tinggalkan hanya berupa perasaan kalah dan putus asa, lalu menjelma menjadi kebencian yang begitu mendalam. Kali ini wanita itu tengah duduk di kursi kerjanya dengan setangkup harapan, berharap akan ada secercah harapan untuknya. Ia mulai memainkan jemarinya dilayar keyboard yang sudah lama tidak ia sentuh. "Rum, selamat ya kamu diterima? filenya sudah jadi belum?" tanya Lestari. Arum mendongak mencari arah suara. "Iya sebentar lagi ... makasih berkat kamu juga kan." "Bagaimana pernikahanmu?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Lestari. Hening. "Talak tiga." Lestari melotot kaget. "Apa ...
1059.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

Reni Riyani
Aku mencintai Askara, Jauh sebelum Ia mengenalku. Hari itu aku diundang pada sebuah pernikahan Megah, Keluarga konglomerat ternama Askara Putra Sanjaya. Namun yang mengherankan tidak ada kerumunan orang seperti sebuah pernikahan sesungguhnya, hanya tangisan seorang Ibu disudut ruangan dan beberapa kerabat yang seolah mencoba membuatnya tenang, Askara Laki-laki itu sedang terbaring aku hanya melihatnya dibalik celah pintu yang terbuka sedikit, ada apa ini. Seseorang membawa Kursi Roda berlari ke kamar yang aku lihat Askara didalamnya. Ayahku menuntunku pada Ibu yang masih bersedih di sudut ruangan itu. "Ini Putriku, Ria. dia yang akan menjadi pengantin Wanita untuk Putramu" "Putraku Cacat He
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Tiga Tahun Kau Pergi, Kini Aku Mengandung

Tiga Tahun Kau Pergi, Kini Aku Mengandung

Di hari pernikahanku dengan Alvano Baskara, anak angkat Keluarga Baskara hendak bunuh diri dengan melompat dari atas gedung. Demi wanita itu, Alvano meninggalkanku yang sudah mengenakan balutan gaun pengantin, memilih untuk kabur dari pelaminan. Di hadapkan pada tatapan tajam penuh cibiran dari para tamu undangan, aku dengan lantang berkata, “Siapa pun yang berani maju ke depan dan menikah denganku hari ini, dialah yang akan jadi suamiku!” Tiga tahun kemudian, Alvano membawa adik angkatnya itu kembali ke kediaman Keluarga Baskara. Aku sedang duduk santai di atas sofa kulit, menikmati sup sarang burung sambil menonton drama favoritku. Tatapannya jatuh pada perutku yang membuncit, lalu berkata
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Bertransmigrasi Menjadi Tokoh Utama Novel Tragedi

Bertransmigrasi Menjadi Tokoh Utama Novel Tragedi

Bagi Elana, gaun pengantin putih yang dikenakannya terasa seperti kain kafan. Daripada harus menikahi pria tua yang mempunyai banyak istri— pilihan sang paman, Elena lebih memilih mengakhiri hidup yang seperti neraka baginya. Akhir yang tragis? Harusnya begitu. ​Tapi takdir punya selera humor yang aneh. ​Elena terbangun di atas ranjang sutra, bukan di kamar mayat. Sialnya, ia bukan lagi Elena, melainkan Clarissa Sinclair —tokoh protagonis dari novel yang baru saja ia baca semalam sehari sebelum pernikahan. Menurut plot asli, Clarissa ditakdirkan mati tragis di tangan tunangannya sendiri. ​Berbekal pengetahuan cerita, Elena bertekad mengubah nasibnya. Pertemuannya dengan sang tokoh fig
10301 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Behind The Scene

Behind The Scene

Kaiwen09
Rambatannya begitu kacau. Kuku yang tak lagi terurus menembus kain, lantas membungkuk usai rasa sakit melanda. Dijambaknya rambut panjang nan kusut. "Aku menyuruhmu makan dengan tangan, bukan mulut!" Jemari tergantikan oleh kepala menempel di betis, menangis keras. "Kemaren tanganku membusuk, apa yang harus aku lakukan?" Arlan menendang dengan kasar. "Berapa kali aku katakan, tanganmu bahkan seluruh tubuhmu utuh! Kecuali otakmu yang makin hari tidak berfungsi!" Moza menatap suaminya, lantas tertawa. "Kau tahu dari mana jika otakku sudah rusak? Bisakah kau carikan aku otak baru?" Sindrom cotard namanya, seolah mengira satu atau lebih tubuhnya membusuk, bahkan parahnya kematian telah tiba
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Meta Janush
Belinda Alexandra dijual oleh ayahnya pada seorang pria asing saat ia berusia tujuh belas tahun. Dia dikurung dalam kamar gelap, kaki serta tangannya dirantai dan matanya ditutup kain hitam. Hampir setiap malam dia disiksa. Setelah dilepaskan dari tempat terkutuk itu, Bella dijual kembali ke kelab malam sebagai pembayar hutang ayahnya. Empat tahun kemudian dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kesuciannya. Pria itu bernama Dante Sebastian, seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang anak. “Sejak kapan kau bekerja disini?” Dante melontarkan pertanyaan sambil tangannya menyentuh tubuh gadis itu. Tangannya mengusap kulit lembut dan mulus Bella. “Ehmm…..sejak tiga setengah
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kain kursi sofa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status