Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Ia harus menyelesaikan pekerjaannya jika tak ingin perusahaanya benar-benar gulung tikar. "Apaan, sih, Va?" tanya Arkan dalam gaya santai. Sama seperti saat berbicara dengan Jun Adan teman-temannya, ia juga tak pernah berbicara dengan bahasa formal pada Diva. Menurutnya sangat tidak perlu, kecuali mereka berada di tengah orang banyak dalam kondisi masih berada di jam kerja, barulah ia menggunakan kata-kata formal dalam menyapa. Di ruangannya saat ini hanya ada dirinya dan sepupunya yang tengah menatapnya dengan pipi menggembung, karena itu ia menyapa Diva santai. "Bocah banget tau, nggak?"
105.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 148 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

) BIMA (“Nasib-nasib jadi yang termuda di grup.” Oh, tidak! Nami lupa jika ciri khas Samudra saat berbalas chat adalah dengan ketikan ganteng yang berbahasa formal. Bukan ketikan jamet menyerempet alay seperti dirinya. Nami memilih untuk melipir saja. Daripada nanti ketahuan identitasnya. Maka Nami yang penasaran pun, bertanya dengan kembali mengirim pesan pada Samudra. Tak apa, walau tak langsung dibalas pikirnya.
104.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 164 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
Dinodai Kakak Sebelum SAH

Dinodai Kakak Sebelum SAH

protesku dengan kata ganti yang berubah-ubah darinya kadang formal kadang lebih santai. "Em ... takut khilaf. Jadi lebih baik berbicara formal sampai kamu halal saya sentuh sepenuhnya," jawabnya seperti menghindar dengan kembali ke tempatnya tampak salah tingkah. "Maksudnya?" desakku tak mengerti.
105.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 153 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
METAMORFOSA-2 (DWILOGI)

METAMORFOSA-2 (DWILOGI)

Dan tak lama Gilang membubarkan meeting yang berlangsung sangat singkat itu. “Lang, sumpah ini nggak lucu!” protes Jelita langsung. Ia langsung mengubah dari bahasa formal menjadi non-formal saat berdua seperti ini. Bagaimanapun Jelita selalu hormat kepada Gilang saat di depan para karyawan lainnya. “Lo pantas dapatin kedudukan itu. Lagian gue yakin kalau lo itu mampu kok.” “Iya, tapikan gue kuliah kalau pagi.”
9.67.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 162 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
Tentang Harapan

Tentang Harapan

»|« [20] Nu baleg : Yang bener [21] Ih, naon sih : Ih, apa sih [22] Kela : Sebentar [23] Saha awewena? : Siapa perempuannya? •• Semua kalimat di atas dari Bahasa Sunda, tapi bukan kalimat halus. Jadi, tolong jangan ditiru. Terima kasih.
3.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 89 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
Tatapan Mr. Whiteller Membuatku Berdebar

Tatapan Mr. Whiteller Membuatku Berdebar

jawabnya, berusaha menjaga formalitas meski ada rasa sungkan yang membalut. Beni terkekeh pelan, lalu berkata, "Aku juga punya darah Indonesia, jadi rasanya aneh kalau terlalu formal pakai bahasa asing di negeri sendiri, apalagi dengan orang sebangsaku." Emily tersenyum kecil, merasa sedikit lebih nyaman. Ia mengangguk setuju. "Iya, benar juga," jawabnya singkat. "Tapi sudah terlalu malam, dan besok aku harus bekerja lagi. Terima kasih sekali lagi, dan maaf untuk kejadian hari ini," lanjutnya dengan cepat, ingin segera mengakhiri percakapan. Tubuhnya terasa lelah dan lengket, dan ia sangat ingin mandi serta membersihkan diri.
1.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 34 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Buku tulisnya penuh catatan miring: Selamat pagi Terima kasih Gas bro = Bukan Uap/ledakan Mager = bukan penyakit Hina: "Bahasa ini tak sekaku tulisan kerajaan… bahasanya juga ada beberapa yang mirip. tapi jauh lebih aneh. sekarang aku sudah hampir menguasai bahasa masa kini, hanya tinggal beberapa kata kata aneh yang sulit dipahami" Arga: "Aneh tapi seru, kan?" Hina: "Persis sepertimu."
101.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 55 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

jawab Ucok panjang lebar. “Ya elahh Cok, formal amat bahasa lo. Biasanya lo pake lo-gue atau aku-kau. Santai aja ama si Ai dia tuh masih jauh dibawah kite umurnya,” ejek Agha merasa risih dengan bahasa Ucok yang sok formal berasa dikantor saja. Bersambung...
1010.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 281 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
Pemulung Konglomerat 2

Pemulung Konglomerat 2

tanya balik Davin. “Hadehhh … nih, aku ulangi … kalau misalkan lagi nggak bertugas, pakai bahasa yang nggak usah terlalu formal bisa nggak? Kayak robot loh jatuhnya …,” kata Angel. “Ah, maaf, Non …,” “Angel saja!” “Ah, iya, Ng – Ngel.” Berniat langsung pulang untuk menangkan pikiran sambil mencari tujuan dan kegiatan yang bisa dikerjakan, tapi malah Angel semakin pusing melihat kelakuan Davin saat itu.
9.3124.5K visualizaçõesEm pausaAdicionado à Biblioteca 3.2K Vezes como kalimat beragam nonformal
Show Reviews (75)
Ler
+Biblioteca
rabitapple
ceritanya udh bagus, tinggal dipoles aja dibagian alurnya biar gk terlalu bertele tele, tp yg mesti diperbaikin itu hayalan sama realitas jgn disamain, banyak2 baca novel ya thor, terutama dg latar blkang keluarga komlomerat, biar tau cara kerja penguasa itu kek gimana, SEMANGAT
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Nada bicara Argan terdengar tegas. "I know, I'm wrong. But I'm not comfortable to hear you said 'I feel you', it's slang and informal.." Sakha mengernyit. Nara dan Argan saling berpandangan dan tertawa. "Anak kita terlalu kritis. Pilihlah bahasa yang formal." Nara tersenyum menatap Argan. "Okay, I'm sorry. I just want to show my emphaty. Jadi besok, Sakha minta maaf sama Revan karena sudah menjambak Revan." Argan mengacak rambut Sakha.
102.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 67 Vezes como kalimat beragam nonformal
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
9
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status