Istri Serakah
Enak saja dia, menikmati tubuhku secara gratis, tapi nggak becus kerja.
"Malam ini, tepat jam dua belas malam nanti, kamu pakai kemben, sambil baca mantra yang pernah kuberikan, kamu ingat kan?"
"Iya, Mbah," jawabku yakin.
"Jangan lupa bawa air satu gelas. Setelah selesai baca mantra, ludahi gelas berisi air itu, campur dengan sedikit darah nifasmu. Berikan pada suamimu, pastikan dia menenggaknya sampai habis," jawab Mbah Broto, dari sebrang.
Hot Chapters