CEO Kejam yang Jatuh Cinta
Hanya ada mereka berdua, dalam kehangatan cinta yang perlahan-lahan menemukan jalannya.
Sean kembali menatap Valerie dengan lekat, dan perlahan mendekatkan wajahnya.
“Ap-“ belum sempat Valerie menyelesaikan kata-katanya, Sean sudah lebih dulu bertindak.
Tanpa ragu lagi, Sesn mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Valerie dengan lembut. Ciuman itu terasa begitu manis, penuh perasaan. Bukan ciuman yang terburu-buru atau penuh gairah, melainkan ciuman yang dalam dan penuh makna, seolah menyatukan segala emosi yang telah mereka tahan selama ini.