SUAMIKU LUPA JALAN PULANG
Tidak ada lagi air mata yang keluar, itu membuatku kuat.
"Sekarang … suamiku telah kembali namun, bukan kembali untuk merajut rumah tangga lagi. Kini suamiku tidaklah lupa jalan pulang, namun, telah pulang ke jalan yang telah dipilihnya. Selamat, Mas. Semoga kalian berbahagia. Selamat Nabilla, kamu bukanlah pemenang yang sesungguhnya. Aku kembalikan cintamu setulus hatiku, dan jangan khawatir akan dirinya, aku tidak akan mengambil lagi. Sebab, sampah yang sudah aku buang tidak akan aku pungut kembali. Jangan lupa, ya, Mas … oh, Rendi. Jangan lupa lunasi segera hutang-hutangmu." Panjang lebar aku mengeluarkan semuanya dengan lega.
Hot Chapters