Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!
pamitku.
"Waalaikumsalam, terima kasih, ya Mbak. Semoga rezekinya makin berlimpah," sahutnya dengan begitu sumringah.
Aku pun segera pergi dari kafe tersebut, menuju kafe yang dimaksud Mas Rendi. Aku datang sendirian menggunakan sepeda motor. Mas Rendi tidak menjemputku, sebab ia juga datang dari luar kota dan langsung ke kafe tersebut. Perjalanan yang aku tempuh, sekitar lima belas menit menggunakan motor.