Petani Terkuat
“Kalau begitu, mulai hari ini, aturan itu runtuh.”
Pria bertato itu menelan ludah.
Untuk pertama kalinya, ia merasa bahwa bocah di depannya bukan sekadar kuat.
Ada sesuatu pada Jaka yang jauh lebih berbahaya daripada kekuatan otot.
Sementara itu, di belakang barisan pengawal, wanita berambut perak masih menatap Jaka dengan senyum misterius.
Senyum yang lembut, tetapi menyimpan kedalaman yang membuat Susi tidak berani menebak-nebak.