Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Rumah Sakit

Gadis Rumah Sakit

Ina kembali beranjak pergi. Tas berukuran sedang terlihat di atas kasur, resletingnya dibiarkan terbuka karena Riyan mau mengisi tas tersebut. Beberapa lembar pakaian juga terlihat di samping tasnya. Karena ia akan libur selama seminggu, Riyan memutuskan untuk menginap di rumah sakit. Enam hari menginap dan hari minggu nantinya baru ia pulang.
1011.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

Tangan Greed pasti akan meremas miliknya. "Aku butuh ke rumah sakit!" Charity berujar pelan, membuat Greed panik. "Kau kenapa? Kau sakit? Kau—" "Lobangku yang sakit. Orang gila dengan batang besar menunggangi tubuhku sampai aku mau mati," maki Charity memotong ucapan Greed. "Tidak, biar aku yang mengobatimu! Aku tidak akan membiarkan siapun menyentuh milikmu yang sudah menjadi milikku."
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
Suami Baru Penawar Jiwaku

Suami Baru Penawar Jiwaku

Dengan sigap, Arisa yang berada di pelukannya langsung digendong dan dibawanya masuk ke rumah sakit. Drap drap drap. "Semoga tidak parah." Guman Zain khawatir sambil berlari. "Kamu kuat, Zahra." Bisik Zain. Tap tap tap. "Suster, tolong cepat carikan kasur pasien yang kosong!" Suruh Zain. "Siap, dok. Di sana dok." Ucap suster menunjukkan kasurnya. Dibaringkannya Arisa dengan cepat dan hati-hati. Mata dan jantungnya di periksa langsung oleh Zain.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
Dikhianati Kekasih, Dinikahi Bos Galak

Dikhianati Kekasih, Dinikahi Bos Galak

Dan satu lagi ranjang dengan double kasur diletakkan di kamar mereka, supaya memudahkan Khayra saat meng-ASI-hi kedua anaknya. “Duduklah sebentar. Kamu mau apa? biar sekalian aku ambilkan,” tanya Kaivan. “Aku mau teh hangat saja, Mas.” “Baiklah, tunggu sebentar, ya. Kamu rebahan saja dulu,” ucap Kaivan. Di saat bersamaan Genny dan Rossa masuk. “Khayra, sepertinya mereka lapar ingin minum susu,” ucap Genny. “Satu-satu dulu, Saga dulu saja,” ucap Rossa. “Sasa masih anteng.”
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kasur untuk orang sakit
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Nana Kecil01
Suka sekali dengan karakter Khayra. tdk mudah ditindas sekalipun lemah. Juga Kaivan, dia gagah sekali didepan kakek komar. Semangat untuk kaka Author, semoga ceritanya bisa selesai sesuai yg di inginkan. ceritanya bkin menagih. dari bab 1 sampe akhir maraton. ditunggu Up nya kak............
Lily
Kisah yang bikin emosi dan ikut merasakan sakit hati yang amat terdalam dan tidak menyangka akan dikhianati seperti ini jelas saja khayra akan membalas dendam sama mereka yang sudah bikin hidup nya hancur, karya novel kak Indri memang tak akui jempol ...... tak pernah di ragukan lagi novel-novelnya ...
Baca Semua Ulasan
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Lebih mirip hotel bintang lima daripada rumah sakit. Kamar 701 ada di ujung koridor. Pintunya diketuk pelan oleh perawat sebelum dibuka. Ruangannya luas, mungkin sekitar 40 meter persegi. Ada tempat tidur pasien otomatis dengan kontrol elektronik di tengah, dikelilingi peralatan medis modern. Sofa kulit coklat tua ada di sisi kiri, menghadap TV LED 43 inci yang terpasang di dinding. Jendela besar dengan tirai tebal menghadap ke pemandangan kota Jakarta yang berkelap-kelip.
10584.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.4K kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Raif tak melepaskan pandangannya sedikit pun dari Linar yang tengah duduk di samping ranjangnya. "Kursi itu nggak akan membuat kamu nyaman, Lin. Kamu duduk aja di sofa. Atau berbaring di kasur." Raif melirik kasur kecil yang disediakan khusus untuk penjaga pasien. Linar hanya menggeleng singkat. "Iya, nanti aku pindah dan tidur di kasur itu, aku lagi kirim pesan ke sahabatku yang di Jakarta, untuk membantuku."
8.727.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
SUAMIKU YANG DIHINA BUKAN PREMAN SEMBARANGAN

SUAMIKU YANG DIHINA BUKAN PREMAN SEMBARANGAN

Sementara sudah hampir lima hari dia terus tidur di atas dan Maya di bawah dengan beralaskan tikar dan kain panjang. "Kamu lagi sakit, Mas. Baru saja pemulihan. Kondisi kesehatan kamu lebih penting. Kalau sakit lagi gimana?" "Tapi, Mas kasihan sama Maya. Gimana kalau kasurnya taruh saja di bawah untuk kamu tidur, May," "Jangan, Mas. Kasurnya sudah banyak yang bolong. Biar aja begitu." "Kenapa gak beli yang baru saja, May? Kasihan kamu," jawab Gala.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

Suster itu membukakan pintu untuk membuat Medina masuk. Di dalam ruangan tersebut tampaklah berbagai peralatan rumah sakit, yang mana tentunya memang diperuntukkan untuk menunjang pengobatan si penderita seperti Medina ini, yakni berupa alat kemoterapi, kasur pasien yang tentunya wajib ada, lemari nakas di samping kasur, sofa di pojok kamar yang mana di sampingnya juga ada kulkas. Kamar yang disewa Medina ini memanglah kamar VVIP, sehingga selain peralatan yang ada di dalamnya nyaris lengkap dan terkesan mewah, Medina juga menggunakan ruangan ini untuk dirinya sendiri, tidak berbagi dengan orang lain.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
Sangkar Emas Sang Putri Tawanan

Sangkar Emas Sang Putri Tawanan

“Astaga .. Axel! Kenapa kau tidak bilang kalau dia sedang sakit!” Emily segera menuntun Kaa duduk di tepi ranjang, lalu membantunya bersandar pada sandaran kasur yang empuk. Wajahnya tegang saat dia berlari keluar kamar, suaranya memanggil siapa saja yang berada di luar agar segera membawakan perlengkapan medis dan obat-obatan. Biasanya setiap kamar sudah dilengkapi kebutuhan dasar ini, tapi karena kamar ini jarang digunakan, barang-barang itu tak ada di tempat.
990 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
Cinta Berengseklicious

Cinta Berengseklicious

kata Rissa membuat alasan. "Ya, gak papa." kata Dokter Yusuf. Dokter Yusuf pun menyuruh Rissa naik ke brankar berkasur biru tua itu. Kasur rumah sakit yang tanpa alas, yang digunakan Yusuf setelah pagi tadi telah disemprotnya dengan alkohol 70 % dan ke seluruh ruangan sehingga lebih aman dari virus yang sempat beredar di ruangan itu. Apalagi covid sudah banyak bermutasi, bahkan virus covid-19 sudah bersifat airborne.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai kasur untuk orang sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status