Anara
di ulanginya pertanyaan yang sama, setelah duduk dengan nyaman di dalam mobil.
“Jimbaran, Bali!” bola mata Anara membulat sempurna, mendengar kata Bali. Gadis itu menoleh ke arah Bryan yang kelihatan tenang-tenang saja, dibelakang setir.
“Kamu gak lagi bercanda, kan, Bi?” cowok itu malah senyam-senyum penuh arti. Membuat jantung Anara berdetak lebih kencang daripada sebelumnya.
Hot Chapters