Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
Hanya tersisa dirinya seorang di vila yang begitu besar, menunggu fajar dalam kesepian.
Keesokan harinya, Jeff bahkan tidak mengganti pakaian. Dia langsung pergi ke kantor.
Saat membuka pintu kantor, meja kerjaku sudah dibereskan rapi.
Sangking bersihnya, sampai terasa menusuk mata.
Di meja, ada satu berkas tipis yang tergeletak di sana.
Seperti kotak pandora yang menunggu untuk dibuka.
Dengan tangan gemetar, dia membuka lembar kertas itu. Sebaris tulisan besar pun langsung terpampang di depan matanya.