EUFORIA
“Suatu saat, kita akan menemukan bahagia yang nggak pernah kita temukan sebelumnya. Seseorang pernah berkata sama gue, jalani hidup ini seperti yang kita inginkan.
Dan gue sadar karena itu, hidup gue terlalu berharga untuk digunakan mengenang penyesalan yang udah berlalu.
Gue nggak mau menghabiskan waktu cuma buat merenungi segala yang kelam. Gue akan terus maju, Utari. Dan lo semestinya juga begitu.”
Tanganku pun bertemu dengan tangannya, lalu bertautan amat erat.
Mungkin setelah ini aku harus berterima kasih dengan kerendahan hati yang sangat tinggi pada Kiana. Sebabnya, aku telah menjadi manusia yang perlahan-lahan bisa menikmati alur kehidupanku.
Bab Populer