Ini Uangku, Mas!
"Makan banyak dan sok ngatur, kerja juga malas."
"Tega kamu, Mas, mmm kamu berubah jadi jahat mmm." Ima berucap di sela tangis meraung. Itu lah ciri khasnya, nangis berisik seperti anak kecil. Bukannya kasihan, tapi aku malah tambah muak.
"Tuh lihat, adikmu menangis, Ga." Ibu menujuk Ima. Ia terus menangis dan mengeluarkan air mata buaya.