Legenda Pendekar Biru
Limo, Samhu, Jinggo, dan Anjeli sudah sedari tadi geram, terlebih setelah mendengar kata hinaan seperti itu, membuat mereka ingin sekali langsung melesat menghabisi wanita tersebut.
Namun hal itu tidak bisa dilakukan karena Lintang belum bergerak, ditambah baik Samhu, Jinggo, Limo, mau pun Anjeli tidak ada satu pun yang mampu membaca tingkat kanuragan musuh.
Artinya, musuh kali ini jauh lebih sakti sehingga mereka harus berhati-hati.
“Haaah,” Lintang menarik napas dalam.
“Kau boleh tertawa sepuasmu siluman. Namun dengan cara apa pun, aku tetap akan melenyapkan hutan terkutuk yang telah menyengsarakan banyak orang. Termasuk dirimu,” Lintang menyeringai tipis.
Bab Populer