ISTRIKU MEMBEKU
"Kita sudah resmi pisah sekarang. Maaf atas segala kesalahan yang mas lakukan. Terima kasih atas cinta, kebahagiaan dan pengabdian yang pernah kamu curahan. Itu akan selalu terkenang. Percayalah sampai kapanpun mas masih berharap dapat mengulang kisah indah kita. Mas pamit!"
Nanar, pandangan ini mengiringi kepergiannya. Tak terasa bulir-bulir bening telah melewati dagu ini. Meski kuseka berkali - kali tak dapat kering juga.
Mas, selamat tinggal
Aku pun takkan pernah lupa suka duka kita bertahun lamanya.
Percayalah, aku pun masih sangat mencintaimu
Tapi, lukaku belumlah kering hingga hati menghalangiku untuk meraih tanganmu.