تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

Tatapannya dipenuhi dengan kilat jenaka sekaligus sinisme yang kentara. Dengan nada mengejek yang sangat kentara dan sudut bibir yang melengkung sinis, Felix bergumam, “Oh, drama apa lagi ini? Kalina, kau benar-benar punya radar penciuman seperti agen rahasia jika menyangkut perpindahan tempat tinggal Damian. Bagaimana bisa kau selalu mendarat di tempat yang salah pada waktu yang salah?”
102.1K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 64 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Pembalasan sang Putri Pewaris

Pembalasan sang Putri Pewaris

] ["Tidak apa-apa nak, kamu selesaikan saja kerjanya. Jangan banyak fikiran, ibu sama bapak tidak apa-apa." ["Ya sudah Bu, kalau begitu Hana tutup dulu ya ponselnya Bu!!"] ["Iya nak, assalamualaikum!!"] ["Wa'alaikumsallam"] --- "Aku harus kemana? Aku nggak punya uang sama sekali."
7.415.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 503 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Layaknya yang pernah dilakukan Kiai Hambali sebelumnya. "Berhenti! Jangan diteruskan, berhenti!" Gayatri mulai meronta. Melihat Gayatri yang mulai kepanasan, Rumana semakin bersemangat membantu Sudikerta melafazkan ayat-ayat Allah. Gayatri semakin meronta dan tak tahan mendengar Sudikerta dan Rumana terus melantunkan ayat kursi, Al Fatihah, dan tiga surah Qul dalam Al Qur'an itu. Keringatnya bercucuran, bahkan sampai menutup telinga.
2.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 74 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Oncom Milik Ustadz

Oncom Milik Ustadz

"Enggak tau gimana? Itu yang di posting sama tuh cewek." "Maksudnya? Posting cewek siapa? Tolong Kak jangan berbelit-belit gue enggak paham serius." Suara Naufal kecil karena dia berada di luar dan takut terdengar oleh para santri karena menggunakan bahasa kasar. Tidak memiliki pilihan karena jika berbicara dengan sahabat teman-temannya memang seperti itu.
103.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 64 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

jawab Zahra. Sebagai seorang santriwati, [Sami’na Wa Ato’na] adalah sebuah adab. Sebuah adab yang dijunjung tinggi, karena abad lebih penting daripada ilmu. Memiliki arti [Kami dengar dan kami patuh] seperti kepatuhan para sahabat kepada Rasulullah. Sang manusia mulia, pemimpin pada masa itu, saat ini menjadi pedoman tujuan hidup, serta pemimpin para Nabi dan umat kelak di akhirat.
1027.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.1K مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Hijrah yang Tak Kau Hargai

Hijrah yang Tak Kau Hargai

"Jodohkan sama anak pak RT saja. Dia santri loh. Kayaknya mau sama Zulfi. Santri loh!" Suara mbak Namira seakan lantang menyebut santri. Aku juga ikut mendengarnya. Maklum, aku tengah mencuci piring kala itu. Dia memang menyukai santri. Mas Hakim memang latar belakangnya dari keluarga kyai. Terlebih lagi aku bukanlah seorang santri. Namun sayangnya, mereka kurang suka dengan cadar. Terlebih yang berpenampilan sunnah. Di mata mereka, kami layaknya seperti teroris. Penuh dengan ujaran radikal. Aku sangat prihatin dengan ini. Tapi mau bagaimana lagi, tradisi mereka seperti ini. Hatiku harus kuat bertahan. Tak gampang untuk hidup di tengah mereka.
101.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 46 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Kakak Ipar Adalah Maut

Kakak Ipar Adalah Maut

Dia tahu latar belakang keluarga Nala, dan juga keluarga di rumah ini, mereka semua memang tidak banyak belajar tentang ilmu agama. “Ini Non, istilah orang-orang aja bilangnya Surat Trikul – 3 QUL, sebenernya surat-surat pendek kayak An-Naas, Al-Ikhlas, Al-Falaq, yang sering kita ngajiin atau buat sholat biar cepet hehehehe … Non hapal juga kan?” Ditanya seperti itu Nala tersenyum malu, dia … baru tahu tentang istilah itu dari Bi Darmi barusan.
103.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 78 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Mengejar Cinta Ustadz Galak

Mengejar Cinta Ustadz Galak

Hal pertama yang dilihatnya ada seorang perempuan seumurannya, dengan wajah sinis, mata melotot, bibir manyun, dan warna kulit sawo matang, tengah berdiri angkuh dan penuh emosi sambil berkacak pinggang di hadapannya. “Apa-apaan sih lo?” tanya Nayla tak terima, dia mengusap wajahnya dan rambutnya yang lepek terkena air. “Ana yang harusnya bertanya, kenapa kamu masih ada di sini, sedangkan santri lain sudah berada di masjid untuk sholat subuh berjamaah dan setoran hapalan!” tanyanya penuh selidik, “Oh atau jangan-jangan kamu bolos sholat subuh? Astagfirullahaladzim!” katanya lagi dengan ekspresi kaget ala-ala, plus gelengan kepala seolah Nayla ini adalah sosok manusia paling berdosa di dunia
1.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 71 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

NAWAITU: Niat Awal Menuju Ridho Ilahi

Istilah *Santriwan* tidaklah asing baginya, dan kini ia mengamati kawasan ini dengan rasa penasaran. Sebuah bangunan bertingkat dengan cat hijau cerah memantulkan sinar matahari, dan di sekelilingnya, aktivitas para santriwan tampak hidup. Meskipun hari Minggu, suasana terasa penuh semangat. Beberapa santriwan sibuk membersihkan kamar mereka, ada yang mencuci pakaian dengan teliti, sementara yang lainnya bermain bersama, penuh keceriaan. Beberapa dari mereka menerima kunjungan dari orang tua mereka, bercanda tawa dan meluapkan kerinduan setelah seminggu terpisah oleh jarak. Hafiz tersenyum simpul melihat pemandangan ini. Meski lingkungan ini terasa asing baginya, ada ketenangan yang melingku
10977 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 35 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
Perempuan Bermahar Lima Miliar

Perempuan Bermahar Lima Miliar

Sambil menunjuk-nunjuk remaja tersebut berkata dengan campuran bahasa Sunda, “Tah, manèh, Dayat-Nizar! Dengerin tuh, kata Pak Ustaz juga. Jadi, Kalau diingetan tèh, ulah kumaha karep waè. Kudu didèngèkeun! Belegug sih, saria mah!” (Tuh, kalian, Dayat-Nizar! Dengarkan tuh, kata Pak Ustaz juga. Jadi, kalau diingatkan itu, jangan semau sendiri saja. Harus didengarkan! Sombong banget kalian ini!) Seketika ketiga santri itu saling melempar ucapan. Berdebat tanpa sadar di depan Hamizan yang hanya sedikit memahami bahasa daerah setempat tersebut.
95.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 153 مرة ضمن kata-kata santri nahwu
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
34567
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status