SENTUHAN HARAM SUAMIKU
Aku cepat-cepat menghapus air mataku.
"Wa'alaikum salam," jawabku sambil berusaha untuk tetap tersenyum dan merapikan jilbab yang kusut.
"Bunda, kok seperti habis nangis, kenapa?" tanyanya khawatir.
"Enggak, kok, Nak, bunda cuma perih kena bawang, kan habis masak. Sekarang Putra bantuin bunda nyiapin buat buka puasa, yuk."