Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Diqi sendiri yang beda karena dia masih pengangguran. Namun, aku tidak ingin memperkeruh masalah dengan menanggapi pertanyaan Santi. Aku lebih memilih membuka kitab nahwu yang disusun sendiri oleh Ustaz Hamka untuk memudahkan kami memahaminya. Ini masih matan, jadi sedikit lebih mudah. "Kalau mau merebut, minimal bukan milik sahabat sendiri karena mudah ketahuan. Mengerikan ya kalau pensil kita direbut paksa sama sahabat sendiri."
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Mantanku, Iparku

Mantanku, Iparku

kata Wahyu sedih. "Jangan bersedih, doakan saja anak-anak kamu baik-baik saja," kata Sahara. Jam besuk selesai, Sahara mengajak Naura pulang. Naura sepertinya sudah tak takut lagi. "Ma, Pak De Wahyu kenapa tinggal di sana?" tanya Naura. "Pak De Wahyu membuat kesalahan jadi dia harus dihukum," jawab Sahara. "Kalau Naura buat salah juga di hukum ya, Ma?" tanya Naura.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Pesan Rindu Dari Ma'had

Pesan Rindu Dari Ma'had

Mereka juga teriak-teriak seperti pada saat latihan hadroh. "wetan kali... Kulon kali... Tengah-tengah ono mbaaaak Santri..." "saiki ngaji, sesok yo ngaji..Ben iso rabi karo mbak santriiiii.." Masyaallah.. Kreatifitas tanpa batas...
9.823.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Naila

Takdir Cinta Naila

tanya Naila "Ma, hadist itu apa?" tanya Nayra. "Hadist itu adalah perkataan, perbuatan dan tingkah laku, gerak dan diamnya atas segala sesuatu dari nabi kita Muhammad Saw," jawab Naila. "Jadi kalau perkataan orang yang bukan Nabi kita berarti bukan hadits dong?" tanya Nayra. Naila menggelengkan kepala. "Kalau perkataan ulama biasa disebut qaul. Atau keputusan dan ketetapan dari para ulama biasa disebut fatwa kalau itu menyangkut masalah hukum," jelas Naila.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Ursa Mayor
Karakter Si Naila sudah bisa ketebak dan terasa sekali kalau dia itu janda alim. Lalu, aku membayangkan Si Ammad yang pasti gantengnya war biasah dan di pikiranku perfect man banget. Dan terakhir, akan kunantikan gimana takdirnya ini.
Ucu nurhayati
kata2 nya rapih dan tidak berbelit2 jadi bacanya enak ngalir, penggambaran settingnya juga lumayan detail, kisahnya juga true life bgt, jadi janda memang sering kali jadi tempat fitnah, ayo tunjukan naila kalo kamu bukan janda sembarangan ...
Baca Semua Ulasan
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

"Arka emang sakit-sakitan, tapi Arka gak bodoh! Kantor mana yang nyuruh sekretarisnya pakai baju yang bahkan gak bisa nutupin dada sama paha kayak gitu? Pakaian kayak gitu bukan buat kerja di kantor, Kak. Itu pakaian wanita di tempat-tempat haram!" Plak! Kata-kata Arka terasa seperti tamparan yang mendarat tepat di wajah Anya. Dada Anya berdentum nyeri mendengarnya. Rasa bersalah, malu, dan sedih bercampur menjadi satu, menyumbat tenggorokannya hingga ia kesulitan untuk bernapas. "Adek, jaga ucapan kamu. Kakak kerja halal di sana," ucap Anya, suaranya mulai bergetar menahan tangis.
10176 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Anak Ustadz

Istri Nakal Anak Ustadz

tanya Qiana yang pura-pura penasaran. “Namanya Ustazah Naima, dia juga mengajar di pesantren. Khususnya mengajari santriwati. Dia sangat dekat dengan Fatimah dan juga keluarga kita. Umi tadi nggak sengaja bertemu dengannya di depan.” Jangankan melihat wajah orangnya, mendengar nama itu saja sudah membuat Qiana sangat marah. Untuk saat ini ia masih belum bisa mengendalikan emosi dan juga keegoisannya. Qiana belum bisa berpikir dewasa.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

Ia kemudian berkata, "Siapa santriwati yang tidak bisa mengaji angkat tangan." Mereka semua berbisik, mungkin membicarakan hal itu. "Saya!" Zahra mengangkat tangannya dan seketika semua santriwati tertawa kecuali Marisa. Ia terdiam, kemudian berkata, "Jangan hina Zahra! Dia wajarkan karena baru belajar agama. Saya juga begitu, sama seperti dia dan sekarang kalian menghinanya? Berarti kalian sama saja menghina saya."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ia menyebutnya: Ghurfah al-Dhakirah Ruang Ingatan. Di dalamnya, dinding-dinding tidak dipenuhi rak atau kitab, tapi kenangan yang bisa disentuh. Saat Kai menyentuh satu bagian tembok, ia langsung melihat: Seorang santri menangis di malam hari karena pertanyaannya tentang ayat ditertawakan. Salma menyentuh sisi lain: Seorang guru yang ingin mengajarkan tafsir berbeda tapi memilih diam karena takut dipanggil “menyimpang”.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Nafkah Yang Salah

Nafkah Yang Salah

kata Maria. "Doakan aku, Ma. Aku pasti bisa dapat juara satu nanti!" Bilqis menjawab penuh semangat dengan mulut penuh makanan. "Kalau makan gak boleh sambil ngomong, Nak! Gak sopan, itu makannya muncrat ke mana- mana," tutur Maria. Bilqis nyengir. "Maaf, Ma ...." "Assalamu' alaikum!" Suara Dani terdengar. Maria pun gegas menghampiri menyambut kepulangan sang suami.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Astaghfirullah, ia tersadar baru saja mengatakan kata Andai yang sudah jelas kata larangan. Jangan pula mengatakan: "Andaikan aku berbuat demikian tentu tidak akan terjadi demikian namun katakanlah: Ini takdir Allah, dan apapun yang Allah kehendaki pasti Allah wujudkan karena berandai-andai membuka tipuan setan." (HR. Muslim 2664) Sedangkan Maryam sang Ibu, sedari tadi menatap Putra sulungnya. Pria dibalik kemudi itu tengah menggelengkan kepalanya beberapa kali dan membuatnya mendengus pelan.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kata-kata santri nahwu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status