Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terlahir Kembali Sebagai Istri Duda Kaya Bucin

Terlahir Kembali Sebagai Istri Duda Kaya Bucin

Bagi mereka berdua, Yesha adalah sosok wanita munafik. “Sungguh wanita yang munafik,” ucap Raka pelan, tetapi masih dapat didengar oleh mereka semua. Pada awalnya Yesha memang baik kepada mereka bertiga, dan ketiganya pun menyambut Yesha dengan suka cita saat ayahnya menikahi Yesha yang begitu baik. Namun, semua kebaikan Yesha di mata ketiga anak-anak itu, terutama Raka dan Revan, hancur ketika mereka tidak sengaja melihat Yesha berpelukan dengan paman mereka saat mereka pulang sekolah.
1021.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
RUNAWAY WEDDING

RUNAWAY WEDDING

Kimberly tersenyum, senyum paksa yang membuat wajahnya kembali nampak sedih dan tertekan "Aku sudah lama berhenti mencintai, Jamie. Karena bagiku itu seperti memerah susu kambing jantan, mustahil. Hatiku sudah lama tertutup untuk siapapun. "Jujur saja, aku lebih tahu diriku sesungguhnya, seorang munafik dengan seribu wajah penuh kebohongan, aku bisa tertawa dengan siapapun dan membenci mereka diwaktu yang sama. Aku juga sering membuat seseorang terbang ke langit ketujuh dan mencela mereka didalam hatiku, aku sering melakukannya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

“Aku tidak tahu apa salahku padamu, Na? Sehingga kamu sanggup bekerja dengan orang yang memusuhi aku? Aku juga tidak tahu imbalan apa yang diiming-imingikan oleh Lilik padamu, Na? Sehingga sanggup mengkhianati orang yang telah menganggapmu adik sendiri? Tapi, satu yang aku tahu, kamu tipe manusia pengkhianat. Hal yang paling tidak bisa aku toleransi. Aku mau mengucapkan banyak terima kasih karena biar bagaimanapun kamu ada andil membantu cateringku waktu itu. Aku juga mau munta maaf kalau ada salah sama kamu selama ini. Dan sebaiknya, setelah ini kita tidak usah bertemu lagi, Na.” Aku berdiri dari tempat duduk setelah mengeluarkan unek-unek di dalam sini.
1063.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Misunderstood First Love

Misunderstood First Love

“Lo munafik.” Satu tarikan nafas itu berhasil membuat Alieen berhenti bernafas seperkian detik. Apa hubungan persahabatan mereka harus berakhir di sini? Tapi Alieen masih ingin mengetahui alasannya, dan di ucapkan lansung oleh Rini. “Munafik? Apa ketulusan dan kepercayaan gue selama ini hanya ‘Munafik’ buat lo?”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Terdengar munafik, namun, itulah yang sedang aku lakukan sekarang, berusaha untuk mengerti tanpa mengharapkan sesuatu yang lebih. Munafik juga jika ada kata-kata 'jika kau bahagia aku juga bahagia, meski engkau bersamanya' semua itu hanya Bullshit bagiku. Karena pada kenyataanya yang namanya sakit tetaplah sakit dan luka akan tetap membekas. Bagaimanapun juga yang namanya cinta tetap lah ingin bersama dan cinta tetaplah ingin memiliki. Jika pun ada kata 'aku bahagia jika kau bahagia' itu hanyalah pura-pura.
1065.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Brave Heart

Brave Heart

"Tidak bisa, Mas. Jika Uni sudah berjanji, maka Uni akan menepati. Uni tidak mau dikategorikan sebagai orang munafik. Apakah Mas tau soal tiga tanda-tanda orang munafik?" "Bila berbicara dusta. Apabila berjanji ingkar, dan apabila dipercaya khianat," jawab Antonio datar. Ia bukan orang yang agamis. Namun ia juga bukan orang bodoh. Dari jawaban sepotong Seruni ini saja, ia sudah bisa menebak ke arah mana Seruni akan membawa permasalahannya. "Benar sekali, Mas. Makanya Uni tidak bisa mengabaikan janji Uni. Jangan memaksa Uni menjadi orang yang mungkir janji."
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

Ucapan itu nyaris membuatnya tertawa pahit. Namun sebelum ia membuka mulut, Nikita ikut berdiri. Dengan gaya sok polos, ia menyeringai tipis. “Bukankah aneh?” katanya nyaring. “Perempuan yang gagal menjaga tunangannya sekarang malah memanjat ke paman tunangannya. Cara naik kelas yang cerdas.” Beberapa anggota keluarga menahan senyum. Sindiran itu sengaja.
604 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Obsesi LIar Mantan Suami

Obsesi LIar Mantan Suami

"Simpan energimu! Wanita murahan sepertimu harus di beri pelajaran!" Renata menyilangkan kedua tangannya di dada, air matanya tumpah. Bibir ranumnya yang bergetar mulai melontarkan kata-kata sarkas, "Kamu ternyata seperti binatang!!" Bulu mata Abimana terkulai, matanya tampak berkabut. Dia mencengkram dagu Renata sambil tertawa sinis, "Wanita munafik! Kamu dulu selalu menggodaku kan! Jadi ga usah berlagak suci!"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Niat Jahat Majikanku

Niat Jahat Majikanku

Apa dia datang mencari masalah denganku? “Tenang saja, aku ke sini untuk menyelamatkanmu,” katanya. Aku langsung bingung, tidak paham maksudnya. Setelah Anya menjelaskan semuanya dengan detail, barulah aku sadar kalau Pak Jeff sekeluarga bukanlah orang baik. Bahkan istri pertama dan istri kedua yang diceritakan juga bohong.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Tangkap Aku (if you can)

Tangkap Aku (if you can)

Meskipun aku berkata demikian namun hatiku tidak bisa berbohong bahwa aku sungguh merasa kesal dengan sifatnya yang seperti itu. Teman yang tidak merasa senang dengan keberhasilanmu tidak pantas untuk disebut teman, dan itu berlaku untuk Kathia. Bagiku ia tidak pantas untuk memiliki teman seperti mereka. Dia terlalu egois dan terlalu kekanak-kanakan. Entah mengapa sekarang aku jadi tidak menyesal racun itu terkena olehnya. Karena sekarang aku merasa bahwa ia memang pantas untuk mati. "Aku tahu kau tidak mungkin sengaja kalah begitu saja, iya kan?" tanya Kak Gara.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kata kata teman munafik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status