Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Milikmu, Tuan Arsya!

Aku Milikmu, Tuan Arsya!

protesnya. “Lalu aku harus bagaimana?” tanya Ken serius. Sisil hampir frustasi. “Kenapa rasanya kayak lagi foto sama om-om sih …” batinnya kesal. “Minimal senyum,” ucapnya. Ken mencoba. Tapi tetap saja, aneh. “Kenapa kamu kayak foto KTP sih?!” seru Sisil. “Foto KTP?” Ken bingung. “Iya! Senyum, tapi datar!”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
TRAUMA

TRAUMA

“Terima kasih sudah bertahan selama ini, kau sudah melakukannya dengan sangat baik.” “Jangan takut lagi, kau masih memiliki orang-orang yang berada di sisimu dan akan selalu menyayangimu. Jadi, jangan pernah menyerah.” Senyuman terukir di bibirnya setelah mengatakan semua itu, dan memandang Sara dengan penuh rasa terima kasih. Sara penasaran, apakah jika dirinyya tersenyum bisa semenawan itu? Kata-katanya yang mengalun pelan terasa menenangkan dan hangat, sangat hangat sampai-sampai terasa menyentuh sampai bagian terdalam sudut jiwanya.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
Ketika Istriku Minta Talak

Ketika Istriku Minta Talak

sergahku sambil tetap tersenyum. ***
10404.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.4K kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

Dia tersenyum, senyuman lembut yang seakan-akan bisa mencairkan es dan salju di seluruh dunia. "Tunggu sebentar, nggak akan sakit lagi." Sambil berkata begitu, dia memulai gerakan yang lambat tapi mantap. Di dalam kantor, hanya tersisa napas berat kami berdua dan suara tubuh kami yang beradu, yang membuat orang tersipu.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

"Emangnya kenapa sih kalau orang senyum? Salah?" "Gak salah kalau senyum nya ke orang, tapi kan lo S3 Senyum-Senyum-Sendiri. Ngeri jadinya." Ia bergidik mgeri sambil terus menjauhkan kursinya dariku. "Buduumut!" Bentakku. Aku sendiri sangat sesak dan lelah menggunakan topeng senyum ini. Ingin rasanya segera pulang, memeluk bantal dan menangis sejadi-jadinya lalu berteriak bahwa dunia ini sangat tidak adil.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Ciara: "Kasih quotes dulu." Haidar: "Wanitaku, kamu hanya perlu melangkah, tapi tidak dengan kaki. Kamu hanya perlu tersenyum, meskipun semesta memporak-porandakan hati." Ciara: "Apa? Cuma perlu pura-pura bahagia nggih maksud njenengan?" Haidar: "Kurang tepat." Ciara: "(Emoji pasrah)" Haidar: "Iya berpura-pura, tapi lebih tepatnya memaksa melawan atas apa yang menjadi langkah terjadinya pura-pura.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

🎙️ “Lelah seperti apa?” 📞 “Lelah… karena setiap senyum harus dipikirkan, setiap kata harus disaring. Saya takut menyinggung, takut dianggap kurang ajar. Padahal saya hanya ingin diterima — bukan karena saya sempurna, tapi karena saya tulus.” Bu Ratna menggigit bibirnya pelan. Bu Sri menarik napas panjang. Di kursi depan, Pak Slamet menatap lurus, tapi bola matanya mulai berkaca-kaca.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
Menantu Quadrilion Berkaki Palsu

Menantu Quadrilion Berkaki Palsu

Percuma, meladeni orang-orang yang awalnya memang tidak suka dengannya sehingga mengeluarkan satu kata atau kalimat pun tetap salah. “Lihatlah dia malah senyum-senyum sendiri. Memang gila,” ucap Keanu dengan nada meledek dan tertawa meledek. Arya tetap menampakkan senyuman lebar di bibir, sebisa mungkin menahan diri untuk tidak marah. Lalu, ia berbalik badan dan pergi meninggalkan mereka. Namun, langkahnya terhenti kembali ketika Keanu mengeluarkan kalimat yang membuat dadanya tersungut.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
Tokyo Dai Roman

Tokyo Dai Roman

Marin memperagakan senyum lebar sampai barisan gigi putihnya terlihat. “Senyummu terpaksa, coba lebih lembut dan tulus. Anggap saja seperti tersenyum pada orang yang kau suka.” “Hee orang yang aku suka? tapi aku tidak punya.” curhatnya. Hasumi menghela napas. “Kalau begitu tersenyumlah seperti sedang difoto, bisa ‘kan? jangan lupa tanyakan pesanannya apa, catat, dan ulangi pesanan yang dicatat dengan suara jelas supaya tak ada kesalahan.”
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Sora Takahashi
Halo~ Sudah lama sekali tidak update. Maaf author sempat menghilang selama beberapa tahun lamanya karena kesibukan kuliah dan kerja. Banyak sekali hal yang dilalui sampai tidak sempat untuk update cerita. Di tahun 2022, author diberi kesempatan untuk tinggal selama 1 tahun di Jepang, negara impian..
FETER GAMING
emang sakit, but life must go on hasumi. mgkn km pernah mencintai sensei seperti derasnya hujan, tapi pda masanya hujan itu akan berhenti juga ga kan. terimakasih thor buat updatenya. luv bangettt. always waiting....
Baca Semua Ulasan
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

"Iya Mas, berhati-hatilah." Dia memberiku sebuah senyuman. Senyuman yang selama sebulan ini terus tersimpan di dalam hati. Entah pemilik senyum itu bisa kumiliki atau tidak. Hanya bida berdoa, semoga jika jodoh Allah mudahkan kami bersama. *
9.8137.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai kata-kata tetap tersenyum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status