RUMAH EYANG
KARTIKA DEKApengantar tidurkusometimes i wake up by the door lirik terjemahansampai dirumah aku menangistidur di depan pintu
Tapi wanita mana, yang tak tersipu dilihat seperti itu.
"Tolong jaga mata ya," ketusku. Terpaksa, untuk menutupi salah tingkahku.
"Oh, maaf Kak," katanya jadi kikuk.
Dilihat dari depan begini, dia cakep banget. Mirip sama anak almarhum Ustad kondang itu. Apalagi dengan warna kulit coklat, terlihat macho.
"Mau apa?" tanyaku.
"Kenalin Kak, namaku Zain. Anak Medan asli," katanya seraya mengulurkan tangan, tanpa menjawab pertanyaanku.