Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

Ketika pelayan datang, aku berinisiatif memesan minuman. “Kamu bukannya tidak minum...?” Aku cuek saja lihat Suwanto kaget. Aku dulu selalu merasa es kopi americano itu pahit dan harus menambahkan gula sebelum bisa meminumnya, kemudian aku menyadari bahwa itu bukanlah kepahitan, tapi rasa kehidupan. “Tentu harus berganti selera, kan?” “Eh, Iya... Iya... Benar juga.”
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

tanya salah satu penggotong yang usianya tak jauh berbeda dengan Kuranji, tetapi ia selalu merasa Kuranji hanya anak ingusan yang tidak tahu apa-apa. Kavland memutar badan. Berdiri dengan kaki setengah terbuka dan bersedekap tangan, ia mengamati sebuah lubang yang menganga lebar di depannya. Matanya sedikit memicing memperhatikan rumpun tanaman rambat yang menutupi sebagian celah lebar itu. “Kau yakin ini guanya?” tanya Kavland pada si mata licik yang berdiri di sebelah kirinya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Pov Akbar "Ini Mas, minumannya." Aku mendesah pelan melihat minuman yang disuguhkan Hanifah. Bukan tak suka, tapi sudah bosan rasanya minum, minuman yang dibilangnya adalah minuman kesehatan. Aku tidak sakit, tapi entah kenapa, sudah beberapa bulan ini istriku itu selalu menyuguhkan minuman tersebut. Dulu lebih parah lagi, dia memberikanku obat-obatan yang katanya cuma vitamin untuk kebugaran tubuh. Menjagaku agar tak gampang sakit. Nyatanya aku tetap jatuh sakit hingga akhirnya memohon untuk menghentikan penggunaan vitamin tersebut. Tak mempan dan buang-buang uang saja.
1070.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
KAWIN KONTRAK SANG PEWARIS TUNGGAL

KAWIN KONTRAK SANG PEWARIS TUNGGAL

bentak Margareth membela diri. "MINUMAN LAKNAT? HAHAHA.. NYATANYA KAMU MENIKMATI MINUMAN ITU, JIKA KAMU BARU PERTAMA MENCOBA HARUSNYA KAMU MEMBERIKAN REAKSI MUAL ATAU BAHKAN MUTAH, SEDANGKAN TADI? KAMU DENGAN LELUASA MEMINUMNYA HINGGA TANDAS, AKU TIDAK BODOH MARGARETH!!!" bentak Bowo.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
PAWANA

PAWANA

Dan tak butuh waktu lama, dia maju untuk menjalankan gilirannya. "Halo semua," Deg, suaranya benar-benar mampu membiusku. "Namaku Reyza Pawana Suar. Kalian bisa memanggilku Reyza," ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari mataku. Reyza Pawana Suar, namanya bagus. Aku tak mengalihkan pandanganku dari mata cokelatnya sampai dia duduk kembali. Setidaknya satu teka-teki sudah berhasil kujawab. Dia juga tak mengalihkan pandangan dariku. Seolah dia sudah lama mengenalku, dan ingin mengatakan "Kayra, kita ketemu lagi,". Ah, entahlah.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status