Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKAN KUTUNGGU

AKAN KUTUNGGU

Ia berniat membeli croissant dan danish roll kesukaannya. Namun saat jemarinya tengah memilih kue di balik etalase, pendengarannya menangkap gelak tawa yang sangat familier. Tawa renyah dan manja milik Cinda. Nindiya melangkah pelan memutari etalase kaca, mengarahkan pandangannya ke area paling pojok di bagian belakang kafe yang jarang ditempati pembeli. Sedikit terlindungi tembok pembatas.
1021.7K viewsOngoingAdded to Library 456 Times as kaw kaw
Read
+Library
WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

******* GRUP LAMBE-LAMBE TURAH Caca Woy! Lu di mana? Dewi Lo tanya siapa Caca? Caca Si Eca Dewi Oh Eca Kenapa? Kangen Lo? Caca Lo! Di mana anjir lama amat! Dewi Anjir Ngegas kwkwkw Caca Kenapa? Gak terima? Dewi Woy! Kalo ngomong gak usah di grup! Orang satu meja Caca Ampun Mbak Bos xixixi
107.7K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as kaw kaw
Read
+Library
ARWAH SI KEMBAR

ARWAH SI KEMBAR

Cuitan dari burung-burung yang bertengger di ranting pepohonan ikut meriuhkan pagiku, seolah ikut merasakan kebahagiaanku. Sebelum beranjak, aku mencium pipi Mas Dirga, ia hanya menggeliat lalu pulas kembali. Sangat menggemaskan. Aku segera menuju dapur untuk menyiapkan sarapan. Kulihat Ibu sedang merajang bawang merah dan 'teman-temannya'. "Mau masak apa, Bu?" tanyaku. "Mau masak cah kangkung, Nduk." "Kamu goreng tempe dulu saja, Nduk," lanjutnya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as kaw kaw
Read
+Library
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Isinya hanya enam kata. [Kak, aku kedinginan. Tolong selamatkan aku.]
3.0K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as kaw kaw
Read
+Library
Pewaris yang Kubawa Pergi

Pewaris yang Kubawa Pergi

Aku sadar betapa membosankannya hidupku sebelumnya. Suatu hari aku sampai di sebuah kota kecil. Kebetulan sedang ada pawai Natal di sana. Jalanan penuh lampu hias, suasananya meriah. Orang-orang memakai pakaian pesta, tertawa, menari dengan gembira. Aku ikut terbawa suasana dan bergabung dalam keramaian. Di tengah barisan pawai, aku melihat sepasang kakek-nenek.
36.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kaw kaw
Read
+Library
AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

AKU ADALAH MILIK KAWAN KAKAK

semprot Ica sewot. “Hah…apa?” “Panggil aja aku Ica, seperti biasa. Jangan pake, sayang sayang?” Rey langsung tertawa, “ooh, jadi itu tadi maksud kamu di rumah makan?”, tanyanya merasa geli. Ica mengangguk sambil memanyunkan mulutnya. Rey yang masih tertawa mengelus kepala Ica, “itu tuh sunah lho, Ca!”
632 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as kaw kaw
Read
+Library
Kawin Sama Mantan

Kawin Sama Mantan

Hanya terdengar suara jangkrik dan hewan malam yang memecah keheningan di sana. Sia lantas mengangkat wajahnya, melirik satu persatu Adrian dan Dominic, kemudian menyunggingkan senyum tipis yang terpaksa. Dia melipat tangan di depan perutnya yang mulai membuncit. "Itu adalah semut gurun dari spesies yang sangat langka. Namun, yang kalian lihat di sana bukan lagi hasil karya alam sepenuhnya. Mereka adalah produk yang telah melalui banyak percobaan budidaya dari ambisi dan kelicikan manusia."
103.2K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as kaw kaw
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

kata Gandi membuat Bara tersenyum tipis. "Kau pasti takut bukan?" cibir Bara sambil melangkah menuju kearah batu. Mendengar cibiran itu, Gandi tak terima. Dia pun langsung melesat dan menyambar batu raksasa tersebut. "Siapa takut!" serunya dengan nada kesal. Bara menghentikan langkahnya lalu sedekap tangan didepan dada. "Bagus! Itu baru Dewa Naga hehehe!" ucapnya sambil tertawa terkekeh melihat Gandi yang tengah menggeser batu raksasa berwarna kuning keemasan tersebut. ***
8.962.9K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as kaw kaw
Read
+Library
Tawanan Tuan Kama

Tawanan Tuan Kama

Begitu keras dan siap Kila kehabisan nafas, Kama yang mengetahui itu langsung melepas ciuman. Tapi bukan untuk berhenti, Kama menarik tangan Kila ke atas, mencengkeramnya dan menyudutkan tubuh Kila ke dinding pitu. Kama menyibak baju Kila ke atas, tangan kananya meremas payu dara dan memutar puting itu dengan lihai. Dan tau apa yang terjadi... Kama mendekatkan wajahnya, melumat dengan rakus payudara Kila, menyesap puting yang kini menonjol dan merona seolah meminta Kama untuk menyyesapnya sekali lagi.
671 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as kaw kaw
Read
+Library
LAWON ABANG (Kafan Merah)

LAWON ABANG (Kafan Merah)

Tes. Kardi yang sudah berdiri tepat di depan kandang akhirnya mendongak ke atas setelah merasakan sesuatu menetes membasahi rambut dan juga keningnya. Dia meraba keningnya dan mendapati cairan merah berbau anyir disana. Kardi yang terkejut langsung mengarahkan senternya ke atas pohon mangga yang tumbuh besar di halaman belakang rumahnya. **Brugh!!!**
106.6K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as kaw kaw
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status