Membaca 'Kau Aku & Sepucuk Angpau Merah' terasa seperti menyelami potret kehidupan yang hangat sekaligus getir. Novel ini mengisahkan tentang Rara, seorang gadis muda yang terpaksa bekerja sebagai penyanyi kafe demi menghidupi adiknya setelah ditinggal orang tua. Kehidupannya berubah ketika bertemu Aldi, pemuda kaya tapi penyendiri, yang diam-diam terpesona oleh suaranya. Konflik muncul ketika masa lalu Aldi yang kelam mulai terungkap, sementara Rara harus memilih antara prinsip hidupnya atau tawaran kemewahan dari keluarga Aldi.
Yang bikin cerita ini menarik adalah dinamika hubungan mereka yang nggak cliché. Aldi bukan tipe 'prince charming' sempurna, dan Rara juga bukan gadis lemah yang mudah menyerah. Ada adegan-adegan kecil yang bikin greget, seperti ketika Aldi diam-diam membayar hutang Rara dengan cara yang nggak menyakiti harga dirinya, atau momen pas Rara menemukan album foto lama Aldi yang berisi kenangan pahit. Endingnya pun nggak terlalu manis, lebih ke realistic bittersweet yang justru bikin nagih.