Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAS, KAWIN YUK?!

MAS, KAWIN YUK?!

Untungnya Cinta belum pergi dari pelataran rumah orang tuanya. “Cinta Bangke. Masuk lo! Temenin gue!” Ia kemudian menyeret paksa Cinta. ** “Daebak.” Umumnya kata yang memiliki artian ‘wow,’ itu digunakan kala seseorang merasa kagum akan suatu hal. Maka tak berbeda dengan para penduduk dimana kata itu berasal, Cinta melontarkannya karena tak dapat menghindari keterpukauannya pada langkah anggun seorang wanita yang kini tengah menuruni anak tangga di kediaman orang tua Simon.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Sang Pewaris

Kontrak Cinta Sang Pewaris

“Tidak apa-apa jika itu yang akan kamu rasakan. Siapa tahu Kava bisa merasakan perasaan kamu itu padanya, dan... ingatan Kava tentang kamu— mungkin akan kembali, meski kemungkinan itu sangatlah kecil.” Sienna jelas terkejut mendengar perkataan Kala. “Apa kamu mengharapkan aku bisa kembali padanya lagi?” “Kamu menginginkannya?” Kala bertanya balik dengan cepat. Belum sempat Sienna menjawab pertanyaan Kala, Kava sudah keburu datang duluan. Dia datang sambil membawa tray berisi minuman dingin yang sama seperti minuman Sienna, tiga potongan kue dengan rasa yang berbeda, dan juga choco cookie.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

ucap Varo lirih. “Bukannya, rumah kamu lebih mewah, lebih besar dan megah? Aku tahu Papi kamu pekerja keras, jadi pasti hunian kamu lebih nyaman.” Meera kemudian membuka pagar rumahnya dan mempersilakan Varo masuk. “Assalamu’alaikum,” sapa Meera sambil mengetuk pintu dengan dua daun pintu berwarna cokelat tua tersebut. “Wa’alaikumsalam,” jawab seorang wanita dari dalam rumah.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Tika tertawa melihat kedua anaknya saling tatap, sedangkan Asih turut terpingkal dan memeluk kedua bocah itu dengan gemas. Suara si kembar terdengar lucu, seakan saling mengobrol, namun dengan pelafalan yang belum terlalu jelas. "Tik, kamu nggak pusing ngadepin duo krucil itu? Mana hobi ngomong semua kaya Emaknya," ucap Asih yang terkikik geli saat si kembar berebut sesuatu, tapi detik berikutnya, mereka kembali akur dan melanjutkan obrolan yang terjeda.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Kulamar Kau Dengan Sedotan

Kulamar Kau Dengan Sedotan

ucap Rena sembari melepas plastik berisi makanan yang sedang ia pegang ke atas meja kosong. "Apaan neh?" "Buka aja..." jawab Rena datar. "Ricebowl? Ngapain lo bawa ricebowl ke sini?" tanya Mia yang masih ketus. Rena merasa "ketus" sudah menjadi nama tengahnya, Mia "Ketus" Aprilia. Tidak pernah ada sehari pun telinganya damai saat berjumpa dengan Mia. "Najis banget ketemu orang yang belain temen salah segitunya," batin Rena.
1.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Kawin kontrak

Kawin kontrak

Bersambung dulu yah. Terimakasih sudah mampir membaca cerita 'Kawin Kontrak' yes, jangan lupa untuk subscribe dan berikan love kalian untuk bab ini yes ;)
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Hingga tanpa terasa, kafe super bersih beraroma segar lemon itu mulai disesaki para muda-mudi yang menggilai komik. Jam memesan makanan dan minuman pun dibuka ketika semua pekerja paruh waktu Rimbu sudah siap di posisinya masing-masing. Dan seperti biasa, pengunjung bernama Theo yang selalu duduk di kursi nomor tiga puluh tiga di lantai dua, hanya mau pesanannnya diantar oleh Rimbu. "Ini yang seri keenam belom keluar?" Theo menunjukkan sebuah komik bersampul menyeramkan pada Rimbu yang baru saja datang mengantarkan makanannya.
9.83.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Kyraka

Kyraka

"Kyr, kamu mau gelato, nggak?" Kyra menolehkan kepalanya pelan dan menganggukkannya sambil tersenyum ketika ia mulai berjalan menghampiri istrinya itu. "Mau rasa berry-cheese cake, dong, Kak." Raka menganggukkan kepala, sambil berselancar di dalam aplikasi pemesanan makanan online itu. Raka tidak mau mengungkin percakapan mereka dengan Merlin tadi, ia harus mencairkan suasana. Dan, sejak ia mengenal Kyra, es krim dan gelato adalah satu-satunya hal yang mampu memperbaiki sedikit perasaan Kyra.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

Namun, kini Safa mengurangi dan biarkan berjalan sesuai waktunya. “Wow, amazing. Satu part berapa ribu kata?” “Hmm, antara seribu seratus sampai seribu dua ratus,” kata Safa dengan pandangan yang fokus pada layar. Azril pun ternganga. “Berarti seribu dua ratus dikali lima enam ribu kata. Wah, kamu hebat, Sayang bisa menyusun kata sebanyak itu dalam waktu sehari.”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

Kau datang dan jantungku berdegup kencang Kau buatku terbang melayang Tiada kusangka getaran ini ada Saat jumpa yang pertama Mataku tak dapat terlepas darimu Perhatikan setiap tingkahmu Tertawa pada setiap candamu Saat jumpa yang pertama Could it be love, could it be love Could it be, could it be, could it be love Could it be love, could it be love Could this be something that I never had Could it be love
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai kaw kaw
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status