Jangan Baca Novel Ini!
"Bibirmu selalu terasa sangat manis, saat bersentuhan langsung dengan mulutku."
Argan melepaskan tautan bibirnya sebentar, murni untuk mengambil pasokan udara segar dari ruangan. Pria itu memindahkan arah letak ciumannya, turun menuju bagian tulang selangka kanan tubuhku. Mulutnya menghisap lapisan kulit di sana, hingga meninggalkan tanda bercak kemerahan yang terlihat jelas.