Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Kembar Mr. Billionaire

Anak Kembar Mr. Billionaire

"Oma siapa? Kok ada di rumah Daddy, sih?" Kenzo duduk bersila di atas ranjang mendongakkan kepalanya memberikan tatapan polos pada Renata yang menyisir rambutnya. Renata seketika menghentikan kegiatannya, ia harap telinganya tidak salah dengar saat Kenzo menyebut kata Daddy barusan. "Daddy?" tanya Renata menyipitkan kedua matanya.
9.5124.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Surat Dari Venus

Surat Dari Venus

tanyanya. Tubuh Ran menjadi kaku, ketika aroma tubuh Pak Aksa masuk melalui indera penciumannya. Aromanya begitu lembut seperti sosok Pak Aksa, namun tetap meninggalkan kesan maskulin. Jarak sedekat itu membuat Ran dapat melihat dengan jelas permukaan wajah Pak Aksa. Ada beberapa bekas jerawat yang telah sembuh, di dekat dagu. Pak Aksa memiliki hidung yang mancung dan simetris. Garis rahangnya yang tegas menyempurnakan bentuk wajah Pak Aksa. Pak Aksa memiliki mata yang dalam dengan warna kecoklatan, membuat alisnya tampak lebih menonjol. Satu hal yang baru Ran temui dari wajah gurunya itu, bekas luka goresan yang ada di dahi sebelah kanan.
9.94.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

“Dua belas.” Kaiden terus menghitung, sementara tatapannya seolah mengunci Anna untuk terus menatap pria itu. Rahang Kaiden yang tegas, hidungnya yang tinggi, mata kelamnya yang seperti lautan mati, alis tebalnya, dan rambut hitamnya yang berantakan. Beberapa tetes keringat jatuh mengenai wajah dan leher Anna. Aroma juniper bercampur dengan keringat memasuki penciuman Anna. Mereka terus bertatapan dan ketika Kaiden bergerak ke bawah, posisinya semakin rendah. Hidung mereka sepenuhnya bersentuhan.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Redemption: Karma & Rasa Sang Pemburu Siluman

Redemption: Karma & Rasa Sang Pemburu Siluman

seru Jung Jinsi, sedikit terkejut. Pria yang berdiri di hadapan mereka memiliki sepasang tanduk kecil di dahinya, telinga runcing, dan mata kecokelatan yang tajam. Rambut panjangnya tergerai liar, dan di bawah jubahnya, samar-samar terlihat kulitnya memiliki pola samar seperti rusa. "Jung Jinsi!" Cheng Huang berseru, suaranya penuh keterkejutan.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

kata pria paruh baya yang menjual segala menu sarapan, mengantarkan satu gelas susu kedelai pesanan Kalil. "Terima kasih," ucap suami dari Kirana Zendaya itu yang ditanggapi senyum ramah, "mau enggak?" tanyanya pada sang istri setelah melihat penjual menjauh. "Enggak," jawab Rana singkat dan kembali duduk tegak, "jadi kamu sudah putus sama Fafa? Kenapa?"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Tiba-tiba keringat dingin muncul di dahinya. "Ma-makanlah," ujarnya sekuat tenaga mengeluarkan suara. Tok! Tok! "Ini aku, Dareen!" Dahlia langsung terkesiap. "Mas, hijabku!" "Ii-iiya. Dimana!? Kemarin disimpan di mana ya!?" Aditya ikut gelagapan. "Hallo! Aku mau masuk ini!" ujar Dareen tak sabaran. "Tunggu sebentar!" seru Aditya berputar-putar mencari hijab istrinya.
1057.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Oh, My Ex!

Oh, My Ex!

Mengompres sang istri hingga lelaki itu tertidur dengan posisi duduk di kursi yang ada di pinggir ranjang. Nara perlahan membuka matanya, mengambil benda yang menempel di dahi, mengganggu penglihatannya. Nara melihat handuk yang baru saja ia turunkan dari dahi, lalu netranya beralih pada Darren yang tertidur damai dengan menumpukan wajahnya pada pinggiran ranjang. "Terima kasih," ucap Nara dengan senyum lembutnya menatap wajah yang sangat-sangat dirindukannya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kucampakkan Ternyata Presdir Kaya

Istri Yang Kucampakkan Ternyata Presdir Kaya

ucap Dania ketus sambil merapatkan kimono handuknya. Alex hanya mengeluarkan sedikit seringai di bibirnya. Dia kemudian segera kembali berkutat dengan iPad yang sedari tadi menemaninya. “Aack!” Lagi-lagi Dania berteriak pelan saat dia turun dari tempat tidur. Rasanya ada yang aneh dengan pangkal pahanya. Ada rasa perih dan ada rasa tidak nyaman di sana. Dia sampai membungkuk dan memegang bagian bawah perutnya itu dengan kedua tangannya.
1020.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta si Kembar Cantik

Jerat Cinta si Kembar Cantik

Walau samar, ia juga dapat melihat tambahan kerutan di dahi dan di sudut bibir pria itu. Serena bahkan baru menyadari, di beberapa bagian rambut pria itu telah tampak beberapa yang memutih. Ia tak tahu bagaimana kehidupan Julien tanpanya. Jika ia mengira pria itu baik-baik saja, mungkin perkiraannya salah.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

"Akhirnya Kita bertemu lagi Yoo Alvisti Durant~!" Tak lama wanita itu mulai melepaskan kerudung Yg menutupi setengah dari wajahnya, hingga perlahan2 memperlihatkan warna rambut Merah ombre dengan Gaya ikalnya. Serta nampak sebuah Batu perhiasan didahinya yg berbentuk seperti mahkota bindi, dengan 3 Batu zamrud berwarna hijau terpasang dikepalanya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kedutan dahi kanan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status