Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Naga Kegelapan Asura

Kaisar Naga Kegelapan Asura

Cairan berwarna keemasan itu kemudian perlahan - lahan mendekati Drakkan yang sedang duduk bersila. Perlahan tapi pasti, cairan itu pergi ke bagian punggung atas dan menyatu dengan tubuh Drakkan. Karena Drakkan tidak menggunakan sehelai pun pakaian, itu yang memudahkan pemurnian ini. Merasa ada sesuatu yang panas di bagian punggung atasnya, Drakkan kemudian menggeliat seperti cacing kepanasan. Drakkan merasa bahwa bagian punggung atasnya di sirami air panas
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kedutan punggung
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya!
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Baca Semua Ulasan
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Ia terus bergerak naik mengurut punggung Dara, menelusuri tulang belakangnya hingga ke bahu dan leher. "Duh, bagian situ emang kaku banget, Mas. Terus, jangan berhenti dulu," pinta Dara saat jempol Pram menekan otot bahunya yang tegang. Setelah selesai memijat bagian leher dan kepala yang membuat Dara hampir terlelap karena nyaman, Pram menghentikan gerakannya sejenak. Ia mengambil kembali tube gel, menuangkan isinya dalam jumlah yang cukup banyak langsung ke atas dua gundukan daging bawah pinggul Dara yang putih dan bulat padat itu.
1062.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

Terus turun sampai ke bawah garis pinggang. Degupan dada Restu yang tadinya mulai melambat kembali memacu begitu melihat pemandangan ini: Sebentuk punggung telanjang yang putih mulus, dengan jejak samar tali BH di atasnya. Padat berisi dan amat menggiurkan, terutama sepasang gunung kembar yang meski terhimpit di bawah kasur, tetapi menunjukkan bagian sisinya yang justru membuatnya lebih tampak menggoda. Hening beberapa lama.
854 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Ia meletakkan mereka di genteng datar, lalu mengambil dua genteng besar dan mengikatnya ke punggungnya. Seperti baju zirah darurat, ia melangkah ke kawat berduri. Grek… Duri tajam menusuk punggungnya, ia menggeram tertahan. Dengan kekuatan penuh, ia menekan tubuhnya. CRAAK! KRRRKK! Kawat berduri mulai patah. Darah mengalir di punggungnya, namun ia tidak berhenti. Ia memaksa membuka celah.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Dia tersedak lalu memuntahkan darah kental kehitam-hitaman, Kadik Aruma terlihat sekarat di pangkuan putri tirinya. Pandan Arum menjerit setinggi langit setelah meraba punggung sang ayah dan dia menemukan bahwa punggung itu seperti telah dihantam batu gunung, terasa lunak dan lembek. Tidak bisa tidak, pikirnya. Tulang punggung Kadik Aruma pasti telah hancur. Satu-satunya alasan mengapa tubuhnya tidak ikut hancur adalah karena tenaga dalamnya yang melindunginya, tapi sepertinya itu menjadi percuma saja sebab dengan kenyataan tulang punggung yang remuk, itu pasti akan membunuhnya.
1074.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Pelayan Medis Untuk Pangeran Salju

Pelayan Medis Untuk Pangeran Salju

"Aaaarghhh!" Api tak kasat mata menyembur dari punggungnya. Kain jubah bagian atasnya hangus seketika menjadi abu, memperlihatkan punggung yang berotot tetapi mengerikan. Urat-urat darahnya menonjol keluar, berdenyut cepat seirama dengan detak jantung yang memompa api ke seluruh tubuh.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

“Jika terlambat beberapa tarikan napas lagi… meridianku akan runtuh.” “Kain akan menghalangi aliran Qi,” kata Tian Hei datar. Wanita itu menutup mata sejenak, lalu mengangguk. “Buka bagian belakangnya saja.” Tidak ada keraguan. Tidak ada perubahan ekspresi. Tian Hei bergerak cepat dan efisien, membuka lapisan pakaian di punggungnya secukupnya. Jalur meridian utama terlihat jelas—urat-urat hitam tipis merambat di sepanjang tulang punggung, berdenyut seolah hidup.
654 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Travel Menjadi Saksi Bisu Kisahku

Travel Menjadi Saksi Bisu Kisahku

*PLOK* *PLOK* *PLOK* Perut Mas Hendri yang menutupi punggunggku, kini betul betul menempel tanpa adanya Batasan sama sekali dengan punggung tereksposku. Cairan Miss V ku juga terus merembes dan menetes jatuh ke air hangat di bathubku ini, ternodai sudah air hangat wangi tersebut yang kini bercampur dengan cairan kenikmatan yang keluar dari liang Miss V ku.
602 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Tulang Punggung

Aku Bukan Tulang Punggung

"Cantik dong, tapi hari ini makin cantik, makin sexy, ihh abang jadi gemes, pengen... " "Pengen apa, Bang? " "Ahh, pengen minum kopi buatan dek Leha, heheh" Bagas semakin bergairah melihat Leha yang memakai baju ketat, semakin memperlihatkan lekuk tubuh dan juga dada besarnya yang menonjol. "Ngomong ngomong, dek Leha kok betah sih, menjanda. Masak cewek secantik dek Leha gak ada yang naksir"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

"Jubah yang dijahit oleh Departemen Tekstil menerapkan tujuh lapis lipatan lurus beruntun di bagian pinggang. Untuk seorang penguasa muda, berat itu mungkin tidak masalah. Namun bagi Yang Mulia Ibu Suri yang menahan nyeri sendi di bagian tulang punggung akibat udara dingin perbatasan puluhan tahun lalu, lipatan tegak lurus itu akan menekan saraf belakang, memaksa Yang Mulia membungkuk saat berjalan ke atas panggung utama." Mata Ibu Suri Mu Rong membelalak halus di balik tirai. Rasa terkejut menyelinap di dalam hatinya. Masalah nyeri sendi di punggungnya adalah rahasia medis yang hanya diketahui oleh tabib pribadi istana. Bagaimana bisa seorang pelayan wanita dari tempat penyucian menembus ke
10637 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status