Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Naga Kegelapan Asura

Kaisar Naga Kegelapan Asura

Cairan berwarna keemasan itu kemudian perlahan - lahan mendekati Drakkan yang sedang duduk bersila. Perlahan tapi pasti, cairan itu pergi ke bagian punggung atas dan menyatu dengan tubuh Drakkan. Karena Drakkan tidak menggunakan sehelai pun pakaian, itu yang memudahkan pemurnian ini. Merasa ada sesuatu yang panas di bagian punggung atasnya, Drakkan kemudian menggeliat seperti cacing kepanasan. Drakkan merasa bahwa bagian punggung atasnya di sirami air panas
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pram segera beranjak sejenak untuk mengambil gel urut yang terletak di meja rias Bunga, lalu kembali duduk di tepi tempat tidur. Ia menuangkan cairan gel yang dingin dan licin itu ke telapak tangannya yang hangat, lalu mulai mengoleskan ke punggung mulus Bunga secara merata dari batas leher hingga ke pangkal pinggulnya. Ia mengurut lembut seperti yang diminta Bunga, menggerakkan kedua telapak tangannya dengan tekanan yang pas, memijat otot-otot punggung Bunga yang linu akibat gejala flu.
1057.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

Terus turun sampai ke bawah garis pinggang. Degupan dada Restu yang tadinya mulai melambat kembali memacu begitu melihat pemandangan ini: Sebentuk punggung telanjang yang putih mulus, dengan jejak samar tali BH di atasnya. Padat berisi dan amat menggiurkan, terutama sepasang gunung kembar yang meski terhimpit di bawah kasur, tetapi menunjukkan bagian sisinya yang justru membuatnya lebih tampak menggoda. Hening beberapa lama.
645 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Ia meletakkan mereka di genteng datar, lalu mengambil dua genteng besar dan mengikatnya ke punggungnya. Seperti baju zirah darurat, ia melangkah ke kawat berduri. Grek… Duri tajam menusuk punggungnya, ia menggeram tertahan. Dengan kekuatan penuh, ia menekan tubuhnya. CRAAK! KRRRKK! Kawat berduri mulai patah. Darah mengalir di punggungnya, namun ia tidak berhenti. Ia memaksa membuka celah.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Dia tersedak lalu memuntahkan darah kental kehitam-hitaman, Kadik Aruma terlihat sekarat di pangkuan putri tirinya. Pandan Arum menjerit setinggi langit setelah meraba punggung sang ayah dan dia menemukan bahwa punggung itu seperti telah dihantam batu gunung, terasa lunak dan lembek. Tidak bisa tidak, pikirnya. Tulang punggung Kadik Aruma pasti telah hancur. Satu-satunya alasan mengapa tubuhnya tidak ikut hancur adalah karena tenaga dalamnya yang melindunginya, tapi sepertinya itu menjadi percuma saja sebab dengan kenyataan tulang punggung yang remuk, itu pasti akan membunuhnya.
1074.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Pelayan Medis Untuk Pangeran Salju

Pelayan Medis Untuk Pangeran Salju

"Aaaarghhh!" Api tak kasat mata menyembur dari punggungnya. Kain jubah bagian atasnya hangus seketika menjadi abu, memperlihatkan punggung yang berotot tetapi mengerikan. Urat-urat darahnya menonjol keluar, berdenyut cepat seirama dengan detak jantung yang memompa api ke seluruh tubuh.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Keringat dingin bercampur cairan keunguan berbau pekat mulai membanjiri permukaan kulitnya. Long Tian mempertahankan fokus mutlak. Dua jarinya bergerak cepat bagai kilat, mengetuk tujuh titik meridian utama di sepanjang tulang punggung ibunya untuk mengalirkan sisa racun keluar melalui ujung jari kaki, mencegah energi obat berbalik menghantam organ dalam yang baru pulih. Ting! Ting!
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

“Jika terlambat beberapa tarikan napas lagi… meridianku akan runtuh.” “Kain akan menghalangi aliran Qi,” kata Tian Hei datar. Wanita itu menutup mata sejenak, lalu mengangguk. “Buka bagian belakangnya saja.” Tidak ada keraguan. Tidak ada perubahan ekspresi. Tian Hei bergerak cepat dan efisien, membuka lapisan pakaian di punggungnya secukupnya. Jalur meridian utama terlihat jelas—urat-urat hitam tipis merambat di sepanjang tulang punggung, berdenyut seolah hidup.
540 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Travel Menjadi Saksi Bisu Kisahku

Travel Menjadi Saksi Bisu Kisahku

*PLOK* *PLOK* *PLOK* Perut Mas Hendri yang menutupi punggunggku, kini betul betul menempel tanpa adanya Batasan sama sekali dengan punggung tereksposku. Cairan Miss V ku juga terus merembes dan menetes jatuh ke air hangat di bathubku ini, ternodai sudah air hangat wangi tersebut yang kini bercampur dengan cairan kenikmatan yang keluar dari liang Miss V ku.
413 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Kasur bernoda cairan merah yang menggenang. “Oh, tidak,” keluh Jeremy yang sigap memeriksa luka terbuka di punggung Katon. Morgan bergerak membantunya. Mereka perlu tahu apakah luka itu merusak jaringan syaraf dan membahayakan tulang belakang Katon.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kedutan punggung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status