Nyonya Puas Abang Lemas
Matanya mendelik tajam, tapi justru terlihat semakin menggoda di mata Rusdi.
"Enak saja cuma bantu berdiri. Ini sakit benaran lho, Mas. Tadi benturannya keras. Mas Rusdi harus tanggung jawab," rengek Siti.
"Iya, aku harus bagaimana, Ti?" tanya Rusdi bingung.
"Pijat dong, Mas. Di sini nih, rasanya nyeri sekali," pinta Siti sambil menunjuk lekukan pinggangnya yang sintal.