ARABELLA
Byurrrr
"Hahhh ma...ma mama," ucap Ara gelagapan. Sungguh, air di rumah sakit ini dingin sekali seperti es. Winda terus terusan mengguyur Ara dengan air yang ada di bak mandi hingga habis, lalu meninggalkan Ara begitu saja yang masih gemetar kedinginan di dalam sana.
"Dingiiinnn," ujarnya yang mulai kedinginan.
Bagaimana Ara bisa keluar dengan keadaan basah kuyup seperti ini. Yang ada malah semakin mempermalukan dirinya sendiri.
Hot Chapters