Pembalasan sang Menantu Tertindas
"Pak Kusuma juga langsung tahu kalau kamu yang mencarinya. Itu artinya, dia sudah mengakui kita sebagai keluarganya. Keluarga Atmaja akan sukses sebentar lagi."
Gatot berujar dengan angkuh, "Ibu, itu artinya, kita nggak perlu mencemaskan pesanan vaksin lagi, 'kan?"
Ambar tiba-tiba teringat pada sesuatu sehingga berkata, "Cepat, kita berangkat ke Jembatan Nurho sekarang juga. Mungkin saja, kita bisa bertemu calon menantu Keluarga Atmaja."
Ashila melihat semua ini. Dia berniat untuk mengemas barang-barangnya, tetapi tidak rela jika harus pergi begitu saja. Ketika melihat Gatot dan Ambar, harapan kembali muncul di hatinya.
Hot Chapters