Sentuhan Panas Suami Dingin
"Makasih banyak, Satiya. Kamu memang sangat baik."
"Ah, kan keluarga. Gimana sih, Mbak ini. Keluarga Azam itu sudah besaaaar … banget! Sudah masuk ke generasi ke lima, dan Rei itu ada di generasi ke empat. Wajar, Mbak, makin banyak yang ngawur dan iri dengki," tambah Satiya supaya Moza lebih tenang dan yakin. "Ouh iya, Mbak sendiri awal masuk ke keluarga Mahendra gimana tuh. Hehehe … sudah lama bareng, tapi baru sekarang cerita-ceritanya," kekeh Satiya di akhir kalimat.
Hot Chapters