Suami Pengganti untuk Adara
Beranjak lebih dulu, hati-hati sekali dia membantu Adara untuk beranjak dari kasur, tapi nyatanya ungkapan 'kuat' Adara berlawanan dengan kedua kakinya yang bahkan sangat sulit diajak berdiri.
Entah kenapa—meskipun tangis Adara sudah mereda juga kesedihan yang perlahan mulai berkurang, kedua kakinya tetap terasa lemas—membuatnya kini mau tak mau kembali duduk di pinggir kasur.
"Kenapa?" tanya Danendra khawatir.
"Kaki aku rasanya masih lemes, enggak tau kenapa," ucap Adara.
"Seriously?" tanya Danendra dan Adara hanya mengangguk sebagai jawaban, lalu setelah itu Danendra tiba-tiba saja berjongkok untuk memijat kedua kaki istrinya itu. "Sakit enggak?"