Ifat
Dengan beribu-ribu daya magnet yang ada padanya, pada rona merah make up pipinya, merah lipstik yang menyala, juga pada rok mininya, ditambah pletak-pletok hak tinggi sepatunya yang ternyata membawa konsekuensi mendebarkan; pinggulnya berjungkat-jungkit umpama neraca timbang.
Semuanya itu tampak jelas walau hanya dengan penerangan lampu-lampu jalan.
”Bagaimana, Fat? Indah, kan?”
”Iya, Con, memang indah,” sahutku pelan, dengan pandangan yang terus terpaku pada wanita-wanita SPG dari mall SKA tadi.
Mungkin merasa tidak kuacuhkan, Ucon yang sedari tadi bercerita di sampingku ini kesal. Ia menarik daguku.
ตอนยอดนิยม