Aturan Main Memikat Gadis
Kini hanya tersisa aku seorang diri, berbaring di atas ranjang besarnya yang empuk, menghirup sisa keharuman tubuhnya, sembari merasakan sisa gairah yang belum sepenuhnya surut dari dalam tubuhku.
Aku menatap langit-langit kamar dengan pandangan kosong, air mata mendadak meleleh membasahi sudut mata tanpa peringatan apa pun.
Kenapa ... dia mendadak berhenti?
Apa dia ... menyesal?
Atau, pada akhirnya dia hanya menganggapku sebagai mainan pemuas nafsu belaka, yang setelah puas dimainkan langsung dicampakkan begitu saja?