Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion
Rasa pusingnya perlahan mereda setelah ia menjauh dari sumber bau tadi.
"Nggak, Mas. Nggak perlu," tolak Aurora, mengambil botol air mineral yang disodorkan Hana. Ia meminumnya sedikit.
"Kayaknya gara-gara salad tadi pagi, deh. Mayonesnya kebanyakan, rasanya bikin enek sampai sekarang," alibi Aurora, mencoba meyakinkan dirinya sendiri dan suaminya.
"Ditambah bau hairspray tadi, perutku jadi kaget," lanjut Aurora. "Jangan berlebihan, ya. Show tinggal sebentar lagi."
Hot Chapters