Pekerjaan Tidak Senonoh
Tubuhku ini seakan berubah menjadi pabrik ASI yang tidak terkendali.
Dua gumpalan payudaraku yang penuh ini bak balon yang diisi air, yang sewaktu-waktu merembes keluar. Terkadang saat aku keluar rumah, pakaianku sampai berubah menjadi semi-transparan karena basah, sehingga membuatku terlihat seperti wanita yang tidak benar.
Tentu saja, masalah utamanya adalah rasa sakitnya.
"Faisal, bisakah kamu membantuku? Sekali ini saja," ucapku sambil menggigit bibir, memanggil suamiku yang hendak melangkah keluar rumah.