Berbagi Suami
“Oh, papa kamu.”
“Papa takut semakin hari perut aku membesar dan orang-orang kantor akan curiga. Setelah merasakan sering mual, aku pikir tidak baik juga aku bekerja. Aku tidak mau membuat asumsi, karena belum satu minggu menikah tapi aku sudah seperti orang hamil.”
Tidak ada yang bicara menyahuti ucapannya.
“Kamu boleh bekerja di perusahaan aku. Kamu boleh pilih, mau bekerja di kantor Farmasi, Migas, Tekstil, atau Batu Bara, aku tidak masalah.”