Asmaraloka
Namun di dalam kesendirian ini, ada satu hal yang pasti: keduanya harus menemukan cara untuk menyembuhkan diri mereka, untuk memahami satu sama lain, dan untuk akhirnya mengungkapkan seluruh kebenaran yang selama ini tersembunyi.
Di dalam kesendirian yang sunyi itu, Ain berjuang dengan perasaannya yang tak tertahankan. Ia duduk sendirian di sudut kafe, menatap cangkir kopi yang hampir tak tersentuh. Udara dingin malam itu seperti menggerogoti hatinya yang sudah rapuh. Ia merasa seolah-olah ada sesuatu yang menahannya, sesuatu yang mengikat hatinya ke dalam kegelapan. Sesuatu yang tidak bisa ia lepaskan, meskipun ia sudah berusaha sekuat tenaga.
Hot Chapters