Sang Maharaja yang Terlupa
Keringat mengucur deras dari dahinya, namun posturnya tetap kokoh, kakinya menapak kuat membentuk kuda-kuda Kuda-Kuda Harimau, gaya beladiri khas Nusantara yang menekankan keseimbangan dan kesiapan untuk menyerang atau bertahan dalam sekejap.
Di hadapannya, berdiri Laksamana Jaya, seorang perwira tinggi Sumenep yang dikenal dengan julukan "Banteng Laut". Tubuhnya kekar, kulitnya gelap terbakar matahari, dan di tangannya ia memegang tongkat rotan basah sepanjang satu meter. Di belakang Jaya, dua puluh prajurit elit Sumenep berbaris rapi, mengamati dengan tatapan skeptis. Mereka tidak terkesan pada gelar "Maharaja" Arga; mereka ingin melihat bukti bahwa pemimpin mereka bisa bertarung, bukan ha
Chapitres populaires