Cinta Untuk Rumah Terakhir
Lebih tepatnya sebagai serangan satu sama lain.
Mereka memang akrab, bahkan terhitung sejak mereka masih suka mandi di sungai. Asha dulu dikenal anak perempuan yang banyak tingkah, atau bahasa gaulnya "petakilan". Permainannya melawan maut, mandi saat sungai sedang banjir bandang, hingga pernah sekali waktu dia terbawa arus dan berhasil menggemparkan warga pesisir sungai. Namun sepertinya memang belum saatnya ajal datang, dia tersangkut diantara pohon bambu yang menjuntai ke sungai. Memanjat pohon asem, dan sekali lagi menggemparkan orang tuanya yang harus mencari tangga karena kesulitan turun. Terakhir, hampir terserempet kereta api. Kali ini bukan atas kesengajaan, raganya seperti diisi ma
Bab Populer