Pendekar Pusaka Gurun Gobi
sejenak wanita itu menghentikan ucapannya, ia menarik napas panjang dan kedua matanya terlihat sayu.
“Belasan tahun silam, ibu jatuh cinta kepada seorang pendekar pilih tanding di daerah utara dekat Gurun Gobi. Pendekar itu sangat gagah dan tampan, tatapannya berwibawa seperti seekor naga. Gayung bersambut, ternyata pendekar itu juga menaruh hati kepada ibu. Tidak lama kemudian kami menjalani hubungan asmara, dan puncaknya ibu menyerahkan mahkota yang sangat berharga kepada dirinya. namun sayang …”