Istri yang Tak Sempurna
"Syarat apa lagi sih, Pak? Saya kan udah nurutin maunya Bapak kayak gini. Saya turutin semuanya. Walaupun Saya jadi bingung sendiri harus gimana! Istri bapak bukan, tapi hubungannya sama Bapak sudah seperti ini. Mandi bareng, tidur bareng, makan disuapin, dipegang-pegang sampai saya risih sendiri begini. Dan Saya juga nggak tahu, Saya ini mau kayak gimana dengan Bapak, masa Saya nggak diizinin juga ketemu sama orang tua dan adik-adik Saya? cuma sebentar kok!"
"Sssh! jaga ucapanmu!" Reiko mencubit hidung Aida. "Bukan istriku gimana sih? Aku sudah baca ijab kabul depan penghulu dan menjadikanmu istriku, Bahkan Kamu juga udah pakai uang mahar yang Aku berikan untuk beli baju, masih bilang bukan
Sikat na Kabanata