Bara di Hati Mikha
Ya, memang benar, paling bagus adalah suami tidak ikut-ikutan konflik yang terjadi pada orangtuanya dan istrinya karena bukannya cepat selesai, yang ada justru akan semakin runyam dan berkepanjangan.
Pukul tujuh pagi aku sudah selesai bersiap-siap dan akan segera pergi ke rumah orangtua Mikha. Meskipun sebenarnya aku tidak terlalu setuju melangsungkan acara ini ketika Langit belum bisa pulang dari rumah sakit, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Lebih baik mengalah untuk menghindari konflik dengan keluarga besar Mikha. Saat ini aku sadar posisi, bisa diterima dengan baik di keluarga Mikha saja, aku sudah banyak bersyukur.
"Yang, kamu beneran enggak mau ikut hadir?" Tanyaku mencoba memastika