Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kinan

Kinan

Tatapan keduanya menyatu dalam debar jantung yang sudah tak terkendali. "Kinan tersenyumlah! Perlihatkan kalau kau bahagia!" teriakan Ferdinand sukses mengagetkan Kinan, sehingga secara cepat wanita itu tersenyum. Kinan tidak bisa, Kinan tidak bisa terus tersenyum secara paksa. Ia tengah gugup sekarang, apalagi berada sangat dekat dengan Noah seperti ini. "Aku tidak bisa tersenyum." Ferdinand mendekat. "Sekarang peluk Kinan dari belakang dan kecup puncak kepalnya. Kinan tersenyum lah, kau sangat cantik."
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai konosuba: god's blessing on this wonderful world
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Penguasa Dunia

Kembalinya Sang Penguasa Dunia

tegas pria tua itu. Ucapan pria itu sempat membuat Fu Yishui hampir kehilangan harapan. Di dunia sebelumnya, untuk mendapatkan apapun itu sangatlah mudah. Xiao Yuhao sangatlah kuat dan tiada tanding, dia bisa saja mengalahkan siapapun dan merampas apapun itu. Jika saja dia tidak terkena senjata Dewa milik Wen Mubai, dia tidak akan berakhir saat itu. Dan di kehidupan ini, tentu saja dia tidak bisa bertindak sesuka hatinya. Atau dia akan berhadapan dengan hukum. "Papa, dia telah menyelamatkanku. Hanya memberikan sebuah tanaman obat ganoderma emas dan tanaman rumput muzhi tidak masalah, bukan? Semua itu tidak sebanding dengan nyawaku."
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai konosuba: god's blessing on this wonderful world
Baca
+Pustaka
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Deborah juga memberiku selembar voucher. "Terima kasiih teman - teman. Ayo kita makan bersama." Aku memilih bolu matcha dan membukanya. "Lumaya enak ya rasa matcha." Kata Deborah setelah gigitan pertama. "Alaah elo ye, jangankan matcha. Rasa rumput aja pasti enak di lidahmu." Mendengar itu semua Deborah tertawa mengiyakan. Tak lama William juga datang bergabung, dia membawakanku boneka rusa besar dengan syal di lehernya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai konosuba: god's blessing on this wonderful world
Baca
+Pustaka
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

"Dan kau pikir aku akan membiarkan itu begitu saja?" Satrio menggertakkan giginya. Ia tahu betul bahwa tidak ada ampun bagi mereka yang melawan Singa Emas. Alex melirik ke arah anak buahnya. "Siapkan pisaunya." Seorang pria bertubuh besar menyerahkan sebilah pisau panjang kepada Alex. Satrio menelan ludah. "Alex… kita bisa berdamai. Aku bisa....." "Cukup." Dalam sekejap, Alex meraih tangan kanan Satrio dan menekan jari kelingkingnya ke lantai.
912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai konosuba: god's blessing on this wonderful world
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Aku kegirangan sampai mau melompat. "Ada satu hadiah lagi. Ini dari aku pribadi." Ben melemparkan sebuah kotak kecil padaku. Begitu aku buka dan lihat isinya, wajahku langsung merah! Ternyata isinya motor mini elektrik impor dari Negara Loka. Tulisan dalam bahasa nasional dan Bahasa Loka di kemasan menjelaskan keunggulan produk ini. Ada 12 mode getaran.
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai konosuba: god's blessing on this wonderful world
Baca
+Pustaka
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Arini mencium pipi Naya. “Selamat ulang tahun, Adik.” Rafa memeluk Naya dan mengelus kepala adiknya. Dia memberikan oil pastels yang sudah dibungkus kertas kado bergambar kuda poni. Persis seperti kue yang ada di depan Naya.
998.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai konosuba: god's blessing on this wonderful world
Baca
+Pustaka

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang sangat memuaskan tentang cara 'Konosuba' menutup ceritanya. Meskipun seri ini penuh dengan kekacauan dan komedi absurd, endingnya justru terasa seperti puncak dari semua kekonyolan itu. Kazuma akhirnya menemukan semacam kedamaian dalam kekacauannya sendiri, dan grupnya yang dysfunctional itu tetap bersama meski terus saling menyusahkan.

Bagi yang mengharapkan twist tragis atau pengorbanan heroik, mungkin kecewa. Tapi menurutku, ending bahagia yang tidak terlalu serius ini sangat cocok dengan jiwa series. Aqua tetap useless, Darkness masih masokis, Megumin eksplosif seperti biasa - dan itulah yang kita cintai dari mereka. Ending bahagia ala 'Konosuba' justru terasa lebih genuine daripada forced drama.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status