Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Kang, lihat ini. Ada simbol baru muncul di permukaannya.” Arjuna berjongkok, menyibak lumut di sisi jam itu. Di sana tampak goresan baru yang belum ada semalam. Goresan sebuah pola spiral kecil, di tengahnya terdapat aksara Sunda kuno yang bercahaya samar, “Windu Kala”. Ia tertegun.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Chat Mesra Di Nomor Suami

Chat Mesra Di Nomor Suami

Part 45 Hari selanjutnya aku dibawa keliling, jalan-jalan kembali. Mas Rusdy mengajakku ke dusun Bambu Family Leisure Park, untuk reservasi makan sekaligus melihat dan menikmati keindahan alam. "Yang, aku mau makan makanan khas Sunda. Kamu setuju?" "Iya, Mas." Kami menuju resto Purbasari, memesan makanan khas Sunda. Nasi liwet, sayur asem & bekakak ayam.
10115.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Rentetan kata yang membentuk prosa seperti anak sungai yang mengalirkan perasaan dari dalam dasar hatinya. “Wow, cukup lama. Bisa bahasa Sunda?” tanya Nuha dengan terkekeh pelan. Ia menyadari perasaan yang Adisty simpan. Lantas ia berupaya berbicara santai untuk memperbaiki kesedihan yang terlukis di wajah wanita dewasa tersebut. “Tiasa sakedik,” katanya dengan ragu. (Bisa sedikit) “Ngartos teu Kang Darren?” tanya Nuha menoel lengan kokoh suaminya. Darren menurunkan pandangannya menatap Nuha dan menjawab, “Ngartos Neng,”
10146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Wanita yang Kunodai

Wanita yang Kunodai

Gemes banget aku kalau lihat dia sedang malu-malu seperti ini. “Assalamualaikum,” ucapku saat masuk ke dalam kamar. Intan yang sedang bertilawah langsung berdiri dan menghampiriku. Diletakannya Al-Quran yang ada di tangan sebelum ia menyalami tanganku. “Hai anak ayah lagi ngapain? Kangen Ayah seharian nggak ngelus kamu.” Mengelus perut gendutnya lalu bertanya, “kamu sudah makan apa belum, Tan?”
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Suamiku Selingkuh

Suamiku Selingkuh

" Mereka masih menatap ciptaan sang pencipta yang begitu indah, mereka berkumpul dikedai warung sunda, aneka makanan sudah tersedia di atas meja. Mereka menyantap makanan yang begitu asing dilidah, namun tetap lezat dimakan, mereka bersama menikmati makanan khas sunda. Sultan dan Raka yang sudah kerja di kantor bersama Ayahnya, Rania yang masih kuliah, serta Yusuf dan Senja yang masih duduk dibangku Smp. Mereka semua rukun saling menjaga dan membantu, sikap jahilnya Senja yang membuat Raka juga Rania sering ngomel. Namun, itu semua tak mengurangi rasa sayang mereka.
37.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Istri Dekilku Anak Sultan

Istri Dekilku Anak Sultan

Alunan musik khas daerah sunda menambah syahdu suasana gerimis menjelang sore itu. Rein memesan beberapa menu. Sementara Shinta mencoba membuka ponselnya. Entah kenapa dia masih berharap Raka akan menghubunginya. Namun, hatinya mencelos. Karena tak ada satupun panggilan ataupun pesan dari suaminya.
9.22.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54.1K kali sebagai koran sunda
Tampilkan Ulasan (315)
Baca
+Pustaka
Siti Zaki Kaisyar
ceritanya sangat bagus menarik bikin penasaran dan ingin terus membaca tetapi sangat sayang dengan membaca harus menggunakan koin sedangkan bonusnya hanya sedikit dan cuma sebentar membacanya cepat habis mungkin harapan kalau bisa dengan cara penilaian saja biar banyak Lebih banyak lagi peminatnya o
Fitria S L
Bagus jln ceritanya tp knp hrs smp 300an bab'nya? apa ceritanya bertele-tele ya krn saya bru bca smp bab 34 dan mau nerusin baca kok agk rada mles krn trlalu banyk bab'nya dan harus pake koin jga yg dibli pake duit..klo yg bca sultan semua si okelah..tp klo ada yg bca kaya sy cma ibu rmh tangga gmn?
Baca Semua Ulasan
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Untungnya, Danish dan Sellena mengangguk setuju tanpa perlu berkelahi lagi. Frey memilih untuk mengajak Danish dan Sellena makan di sebuah restoran khas Sunda yang juga terletak tidak jauh dari hotel. Menurut Frey, Kota Bandung sangat identik dengan menu masakan khas Sunda yang lezat. Frey mengajak Danish dan Sellena untuk duduk di salah satu pojok restoran. “Sellena, kamu mau pesan apa?” tanya Frey. Frey memberikan sebuah buku menu kepada Sellena. Sellena menerimanya dengan penuh antusias dan membukanya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Dan sejak itulah ada sejumput rasa keingin tahuan Hana mengenai agama yang kini di anut oleh Katrina dan Reyhan, tetangga barunya itu. "Kami berdoa kapan saja, Hana. Tapi akan menjadi lebih afdol saat kami selesai menunaikan ibadah shalat wajib lima waktu," jawab Reyhan. "Oh...." ucap Hana dengan anggukan kepalanya. "Kapan-kapan, boleh ajari aku bagaimana cara kalian berdoa? Karena selama ini, aku bahkan tidak pernah berdoa, bingung bagaimana caranya, berdoa pada siapa, karena agama yang ku anut saja aku tidak tahu sampai sekarang. Di korea itu agama tidak dinomor satukan. Banyak sekali penduduk Korea yang bahkan tidak menganut agama atau kepercayaan apapun. Jikapun ada mungkin itu hanya for
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 528 kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Kisah cinta bos mafia

Kisah cinta bos mafia

tukas Naura. "Oh yah gue ada kenalan dia punya Tempat makan lah, namanya Saung Sunda tempatnya beh mantab dan nyaman, asri pemandangan juga oke belum lagi suasana pedesaan lah di tambah alunan musik khas Sunda tapi bisa sih request mau lagu apa pun mereka bisa!" ungkap Clara. "Terus daerah mana!"
10.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Hatiku yang sedang senang bisa menikmati pemandangan ketika mereka berkejar-kejaran lalu dalam sekejap berkumpul ketika kutabur pelet ikan ke suatu titik. Terhidang di tengah meja di dalam saung kami, makanan khas Sunda untuk porsi delapan orang. (Hanya Mas Priyo yang membawa pendamping. Saudaranya yang lain datang sendiri.) Yang aku angkut ke piring adalah karedok, udang asam manis, dan ayam kampung goreng. Dilengkapi dengan sambal terasi. Semua makanan terasa enak. Semua minuman terasa manis dan menyegarkan.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai koran sunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status