Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Air mataku luruh membasahi mukena. Mas Gito mendekat kepadaku wajahnya kacau. "Mbak Arum, sabar. Saya minta maaf, karena kecerobohan saya, kayu itu ambruk menimpa rumah sampean. Saya pasti tanggung jawab, Mbak," ucapnya penuh penyesalan.
7.840.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
Kisah Kita

Kisah Kita

aku mengangguk mengiyakan perkataan nya. "aku suka sama kamu" ucap Arkan padaku, aku menatapnya dengan ekspresi terkejut, dia masih berdiri di depan ku dengan wajah yang serius dia mengulangi perkataan nya "aku suka sama kamu sa." aku menatapnya dalam, sangat dalam, badan ku kaku, lidahku juga ikut kaku, wajahku memerah hangat, aku tidak bisa menjawab nya, "kalau kamu ga mukul berarti jawaban nya mau?" ucap arkan padaku dengan nada bahagia dan dia tersenyum manis tepat di hadapan ku, aku memukulnya dengan buku itu spontan ketika dia mengucapkan itu, dia langsung melihat ku seolah tak percaya "kamu ga mau? Kenapa? Tanya nya padaku dengan nada yang rendah," gapapa" jawab ku singkat, sembari me
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
GETARAN JIWA

GETARAN JIWA

Ku buka, ternyata Kenzo dengan senyum menawan seperti biasa. “Ah kau ternyata, ada apa datang sepagi ini?” Aku bertanya, dan bisa ku lihat bahwa dirinya menyodorkan sebuah kantongan bewarna coklat. Aku menerimanya, dan melihat isi dari kantungan tersebut, yang ternyata berisi sebuah kotak makan. Aku kaget kemudian mengambil kotak makan itu, membuka isinya ternyata ada dua roti panggang isi. Kelihatannya sangat enak, dan terasa sangat wangi saat ku buka kotak makan tersebut. “Kenzo! Sungguh aku sangat berterimakasih kau sudah memberiku sarapan enak ini,” ucapku sambil tersenyum padanya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Tanya Megumi. “Kurasa sesuatu seperti ular, namun itu hanyalah Iru yang padat.” Kata Arz. ”Kau pasti tahu apa maksudku kan?” Tanyanya. Megumi menganggukan kepalanya. “Megumi, jelaskan padaku.” Kata Alfi.
915.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

[Sayang] disertai emot love dan cium. [Ya] balas Anara. [Irit amat hurufnya, yank!] emot menutup mulut tertawa. [Kangen.] emot love berbaris dan wajah menangis. [Aku juga] emot love sebiji. [Aku tunggu di club, malam ini.] emot cium. [Oke!]
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

Cewek itu menghela napas. Raga merogoh kolong mejanya. Ia menemukan sebuah kotak makan biru muda dengan post it bertuliskan: Kasih ke Amora. :") Raga menoleh ke belakang. Ia melihat Bayu dan Gita mengedipkan sebelah mata mereka lalu tersenyum. Cowok itu balas tersenyum. Ia menyodorkan kotak makan itu ke arah Amora. "Sarapan, Ra. Gue tahu lo gak sarapan tadi."
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
Inayati Soemoamiprodjo
Saya baca pertama sudah tertarik. author menyajikan kalimat demi kalimat dengan bagus. eh, konflik tidak terduga ada di tiap bab. Padahal awalnya saya kira bakal sama dengan cerita lain gitu2 saja. Ini semakin komplek masalahnya. Sumpah yang terlaksana. Saya akan menunggu author menyelesaikanya
Sari Yu
Ceritanya sangat menarik, kata-katanya sangat indah. Setiap babnya selalu membuat terpana bikin pengen baca kelanjutannya..amazing. Arum berlesum pipit dan pandu tampan..kayak apa ketemuannya lagi..pinisiriiiiin...
Baca Semua Ulasan
Nasib calon menantu salah alamat

Nasib calon menantu salah alamat

”katanya lagi. “Menang?! Kaki dan pinggangku mau patah rasanya, ini kenapa dari kemarin banyak amat orang kena usus buntu. Lagi musim apa?”keluh Arka sambil memutar mata. Ara tertawa sampai mengeluarkan air mata,”Memang kamu kira apaan usus buntu kok pakai musim.”sahutnya. #
9.928.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

tanyanya dengan sedikit mendekati wajahnya, membuat Aruna refleks memundurkan dirinya, "Kalau kasih tau saya pelan-pelan mulai dari sekarang, bisa?" Dahi Aruna langsung mengernyit, lalu tanpa berpikir panjang ia bergumam dalam bahasa Jepang, "Kimagure de ichiganchanai otoko." Dasar lelaki labil yang tidak konsisten. Atlas mengerjap pelan sementara mobil tetap melaju, lalu menoleh sedikit. "Kamu...barusan memaki saya?" Namun Aruna hanya mengedikkan bahunya, seolah itu bukan hal besar.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
From Kyoto With Love

From Kyoto With Love

Kepalaku pening! Kami berada di bus, melaju menuju Kamiyama, sebuah kota kecil di Prefektur Tokushima, di Pulau Shikoku. Ojisan menyebutnya surga di selatan Jepang. Entah semenarik apa kota kecil tersebut. Kupikir adakah tempat yang bisa menyangingi keindahan Arashiyama? Jika ada, aku bertaruh untuk makan ramen dengan sepuluh sendok cabai!
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai koto ga aru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status