Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Silla Defaline
Author mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para pembaca, naskah novel ini sudah di revisi ulang. Memang sebelumnya ada kesalahan, yaitu pengulangan kata.... dengan ini Author memberikan info bahwa tidak ada pengulangan lagi dalam bab novel.... sebelumnya, sekali lagi Author meminta maaf.........
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Basahin ang Lahat ng Review
Keira & Arga

Keira & Arga

''Apasi jijik banget,alay banget lo,'' ucap Gita dengan muka jijiknya. ''bacot iri, oiya Ra yg namanya Arga itu ganteng ga Ra?'' tanya Bella dengan muka penasaran. ''Hmmmm, ganteng bgt Bell,'' jawab Keira dengan mengingat kembali sosok Arga. ''Lu minta no wa nya atau Ignya ga gitu?'' tanya Bella lagi. ''Giliran cogan cepet lo ya Bell,'' sahut Gita lalu menoyor kepala Bella dengan gemas.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
Hayu

Hayu

“Bisma!” -bersambung-
105.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 105 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
Dara  Amara

Dara Amara

Kedua matanya saling brtabrakan. "Awww" "Ada apa denganmu?" Tanya Adara dengan wajah datar. "Sakit" "Oh" "Apa kamu tidak ingin bertanya sakit diman?" "Tidak" Jawab Adara datar. "Ayolah" Rengek Andre seperti bocah kecil. "Apa yang sakit" Tanya Adara masih dengan ekspresi datarnya. Andre tersenyum sembari memegang dadanya. "Hatiku sakit"
103.4K viewsOn holdIdinagdag sa Library 87 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera. “Ga usah takut sama aku, Ra. Aku udah jinak,” ucap Varo sambil melihat Meera di pantulan pintu lift. “Iya, aku tahu, kok,” ucap Meera lagi. Ia sedikit mencengkeram tas sandang yang dipegangnya, rasanya sangat canggung di dalam satu lift dengan Varo. “Memang ada acara apa sampai harus pulang cepat, Ra?” tanya Varo penuh selidik, matanya pun ia picingkan demi melihat gerak gerik Meera dari pantulan pintu lift.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
Raina

Raina

Dia kalau belum puas, akan terus bertanya seperti itu. "Bisa diem gak, sih? Tein pusing nih kalau kalian ngomong terus." Muka Ara berubah suram. Dia memeluk boneka barbienya sambil memanyunkan bibir. "Tein jahat. Nanti kita bilangin Papi, ya Bang?" "Iya, Ra." "Ara mau pulang, Tein!" rengeknya mengguncang lenganku. "Iya, sabar. Ini Tein mau pesan taksi online."
109.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 304 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Wajahnya begitu sejuk dan bersahaja. "Halo, Mba, perkenalkan aku Hanna." Ini sudah yang kesekian kali Hanna memperkenalkan diri, tapi Arimbi masih belum merespons. Pandangan Arimbi masih tertuju pada langit mendung. Objek langit memang menjadi pemandangan kesukaannya saat duduk di taman. Entah apa yang Arimbi pikirkan? Tatapan wanita itu seolah-olah berpikir, tengah menerka sesuatu. Namun, tidak ada yang tahu.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Ada 12 mode getaran. Desain bionik yang bisa memberikan sensasi seperti lidah. Higienis dan mudah dibersihkan. "Ada juga mode senyap, cocok buat kamu." Itulah penjelasan dari Ben padaku. Aku malu bukan main, rasanya tak sanggup menatap siapa pun! Sepertinya di mata Ben, citraku sebagai wanita haus gairah sudah tak bisa dihapus lagi! "Aku nggak mau!"
17.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 482 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya. Keajaiban pun terjadi beberapa detik setelah Ocin selesai menuliskan kalimatnya. Perubahan diawali dengan pandangan mata Ocin yang mulai kabur saat melihat pena. Selain itu, Ocin yang awalnya dalam posisi berdiri di depan toilet warung, kini dia merasakan pantatnya menepak kursi. Padahal saat itu dia tidak merasa pindah posisi untuk duduk. Dan memang tidak ada kursi di sekitar toilet warung. Perlahan pandangannya terlihat jelas kembali dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang dirinya berada di....
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 82 Beses bilang akeno ara ara
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status